Harisson Sarankan Pj Bupati Kubu Raya Tak Segan Mutasi Pejabat

KalbarOnline, Pontianak – Penjabat Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson menegaskan agar Penjabat Bupati Kubu Raya dan Penjabat Bupati Sanggau tak segan memutasi dan merotasi perangkat daerahnya masing-masing.

“Apabila ada perangkat daerah yang tidak mendukung penjabat bupatinya, maka saya sarankan penjabat bupatinya melakukan rotasi ataupun mutasi, supaya agar misi pemerintah pusat dan provinsi ke daerah itu dalam rangka mensejahterakan masyarakat dapat benar-benar terselenggara dengan baik,” tegas Harisson saat melantik Pj Bupati Kubu Raya dan Pj Bupati Sanggau di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Senin (19/2/2024).

Baca Juga :  Sutarmidji Minta Satono Perbanyak Lembaga Tahfidz Quran di Sambas

Seluruh perangkat daerah di Kabupaten Sanggau maupun Kabupaten Kubu Raya, ditegaskan Harisson, harus benar-benar mematuhi penjabat bupati dan menjalankan apa yang diamanatkan atau yang menjadi kebijakan penjabat bupati.

“Merotasi dan memutasi pejabat itu diperbolehkan, tetapi memang harus ada persetujuan Mendagri yang disampaikan melalui permintaan dari Gubernur,” pungkasnya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian secara resmi menunjuk Syarif Kamaruzaman sebagai Pj Bupati Kubu Raya, dan Suherman sebagai Pj Bupati Sanggau.

Keputusan penunjukan dan pengangkatan keduanya tertuang pada dua SK yang berbeda. Untuk Syarif Kamaruzaman, yakni didasari pada SK Mendagri Nomor 100.2.1.3-575 Tahun 2024. Sementara penunjukan dan pengangkatan Suherman, tertuang dalam SK Mendagri Nomor 100.2.1.3-574 Tahun 2024.

Baca Juga :  Wako Edi Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Mata

Penunjukan Syarif Kamaruzaman dan Suherman dilakukan seiring dengan berakhirnya masa jabatan kepala daerah di dua kabupaten tersebut pada 17 Februari 2024 lalu. Mereka ditugaskan untuk mengawal masa transisi kepemimpinan di dua kabupaten masing-masing hingga bupati dan wakil bupati definitif terpilih hasil pilkada 2024. (Jau)

Comment