by

Lagi, Pemprov Kalbar Raih Penghargaan Nasional Lewat Inovasi “Bang Elis Hadir”

KalbarOnline, Pontianak – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar kembali meraih penghargaan tingkat nasional. Kali ini penghargaan tersebut diraih melalui Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB).

Tak tanggung-tanggung, lewat inovasinya “Bang Elis Hadir, Kampung Kami Jadi Terang”, Pemprov Kalbar sukses berada di puncak top inovasi terpuji atau Top 5 Outstanding Achievement of Public Service Innovation (OAPSI).

Inovasi “Bang Elis Hadir” milik Pemprov Kalbar ini merupakan akronim dari “pemBANGkit Energi LIStrik tenaga mataHAri DI daerah pedalaman kalbaR”.

Gubernur Kalbar, Sutarmidji sangat mengapresiasi raihan penghargaan yang diberikan oleh Kemen PAN-RB ini. Ia mengatakan bahwa inovasi pembangkit listrik memang sangat diperlukan di Provinsi Kalbar, terutama untuk daerah-daerah yang secara geografis memang sulit dijangkau oleh listrik konvensional dari PLN. 

Sehingga menurutnya, hal itu diperlukan sebuah inovasi, seperti inovasi pembangkit listrik tenaga matahari yang merupakan inovasi dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Kalbar.

“PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) itu untuk daerah-daerah yang tidak mungkin dipenuhi (listrik) konvensional dari PLN. Karena (kondisi) wilayahnya, kemudian (jaraknya) jauh, ada yang sampai 20 kilometer dari tiang terakhir, itu tidak mungkin,” ungkapnya.

Selain itu menurutnya, dengan menggunakan PLTS, biaya yang dikeluarkan juga murah. Warga bahkan bisa merawatnya secara mandiri. 

“Rata-rata satu bulan itu antara Rp 50-60 ribu saja satu rumah. Sehingga inovasi kita itu mendapat penghargaan,” katanya. 

Orang nomor satu di Kalbar itu pun berharap, kedepan semua daerah terpencil yang sulit untuk dialiri listrik konvensional dari PLN bisa menggunakan PLTS. Seperti dengan inovasi “Bang Elis Hadir, Kampung Kami Jadi Terang” ini. 

“Kita (pemerintah) bangun (PLTS), serahkan ke kelompok masyarakat untuk mengelolanya dan saya rasa itu lebih hemat,” pungkasnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalbar, Syarif Kamaruzaman mengungkapkan, kalau penghargaan yang diterima Pemprov Kalbar itu diketahui dari hasil akhir rangkaian KIPP tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Kemen PAN-RB. 

“Dalam kegiatan yang digelar secara live, Kamis (28/07/2022), Kemen PAN-RB mengumumkan Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji Tahun 2022 yang terdiri dari Top 45 Inovasi dari kelompok umum dan 5 OAPSI dari kelompok khusus,” katanya.

Syarif Kamaruzaman menjelaskan, inovasi Pemprov Kalbar berupa “Bang Elis Hadir, Kampung Kami Jadi Terang” tersebut sebelumnya juga telah meraih Top 40 pada tahun 2017. 

“Kemudian di Tahun 2022 kembali meraih Top 15 Kelompok Khusus. Dan selanjutnya meraih penghargaan puncak top inovasi terpuji yaitu Top 5 OAPSI,” ungkapnya.

Sementara itu, saat pengumuman secara virtual, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB, Diah Natalisa mengatakan, bahwa penilaian KIPP tahun 2022 dilakukan secara independen dan akuntabel oleh Tim Evaluasi dan Tim Panel Independen (TPI) tanpa intervensi dari pihak manapun.

Dalam kesempatan itu Diah Natalisa berharap, agar seluruh inovasi yang terpilih dapat direplikasi secara luas baik di dalam satu daerah atau instansi dan juga ke daerah atau instansi lainnya. Termasuk inovasi “Bang Elis Hadir, Kampung Kami Jadi Terang” milik Pemprov Kalbar yang masuk Top 5 OAPSI se-Indonesia.

Secara umum Diah juga menjelaskan, bahwa jumlah inovasi pelayanan publik yang terdaftar di Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) pada tahun 2022 ini mencapai 3.478 inovasi. Jumlah tersebut naik sebesar 9,44 persen dari jumlah inovasi yang terdaftar di tahun sebelumnya. 

Dijelaskan Diah lagi, bahwa TPI telah melakukan penilaian presentasi dan wawancara serta verifikasi lapangan kepada para Finalis Top Inovasi sejak 24 Juni hingga 12 Juli 2022 secara virtual. Sementara itu, pada 22 Juli 2022, TPI telah melakukan sidang pleno untuk menentukan Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji, yang salah satunya diraih Pemprov Kalbar lewat inovasinya yang bertajuk “Bang Elis Hadir, Kampung Kami Jadi Terang”. (Jau)

Comment