Categories: Kapuas Hulu

Jangan Ada Kompromi Dengan PETI, LSM di Kapuas Hulu Dukung Kepolisian Tertibkan PETI

Pertanyakan sikap sejumlah Anggota DPRD Kapuas Hulu yang tandatangani berita acara bersama pekerja PETI

KalbarOnline, Kapuas Hulu – Persoalan pertambangan emas tanpa izin (illegal) bukan menjadi rahasia umum lagi, hampir terjadi di seluruh daerah di Indonesia, tidak terkecuali di Kabupaten Kapuas Hulu.

Pertambangan emas illegal sudah jelas melanggar Undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan dan batu bara, Undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang pengelolaan lingkungan hidup.

Disamping itu pertambangam emas membawa mudarat bukan membawa manfaat melainkan merusak ekosistem lingkungan hidup dan zat mercuri tentu sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

Menyikapi maraknya PETI di Kapuas Hulu, kepada KalbarOnline, Ketua LSM Peduli Kapuas Hulu, M Syafii, SH didampingi Ketua LSM Gempar A. Amrullah, SIP menyatakan bahwa PETI melanggar Undang-undang dan membawa mudarat serta merusak ekosistem serta berbahaya bagi kesehatan manusia.

“Karena pertambangan emas ilegal itu mengandung zat mercuri,” kata dia, Rabu (9/5).

“Kami sangat mendukung langkah Kepolisian untuk menertibkan atau merazia pertambangan emas ilegal di Kabupaten Kapuas Hulu. Razia yang dilakukan pihak Kepolisian sebagai konsekuensi dari perintah Undang-undang, jangan ada kompromi dengan pertambangan emas ilegal,” tegas Syafii.

Dikatakan Syafii, pihaknya juga mempertanyakan sikap sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu dengan beraninya menyetujui serta menandatangani tiga point berita acara terkait pertambangan emas ilegal itu dengan memberikan ruang kepada masyarakat untuk bekerja di lokasi pertambangan emas ilegal itu.

“Padahal pertambangan emas ilegal melanggar Undang-undang,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Ketua LSM Gempar A. Amrullah, SIP mengatakan bahwa langkah dari pihak Kepolisian merazia pertambangan emas ilegal di Kabupaten Kapuas Hulu sudah tepat dan prosedural.

“Karena pihak Kepolisian menjalankan perintah Undang-undang, dan langkah tersebut sangat kita dukung. Karena pertambangan emas ilegal tersebut melanggar Undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan dan batu bara serta Undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang pengelolaan lingkungan hidup,” ucapnya.

“Bayangkan saja, berapa banyak yang dirugikan akibat dari pertambangan emas ilegal yang menggunakan zat mercuri, ekosistem sudah tentu rusak dan sangat mengancam serta berbahaya bagi manusia,” tegasnya.

Ia juga menilai, tiga poin berita acara yang ditandatangani sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu dengan sejumlah perwakilan pekerja PETI waktu itu sangat janggal dan tidak relevan.

“Sudah terang benderang, kalau PETI itu melanggar Undang-undang, kenapa dan mengapa sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu mau dan bersedia menandatangai berita acara tersebut,” tanya Amrullah.

“Kalau ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan tiga poin berita acara tersebut, maka akan berurusan dengan hukum. Kami sangat mendukung pihak Kepolisian merazia pertambangan emas ilegal tersebut,” tandasnya. (Ishaq)

Jauhari Fatria

Saya Penulis Pemula

Leave a Comment
Share
Published by
Jauhari Fatria

Recent Posts

Mulai 1 Juli 2024, Lapangan Sepak Bola Keboen Sajoek Akan Direnovasi

KalbarOnline.com – Angin segar sekaligus kabar baik bagi warga Kota Pontianak khususnya para pencinta sepak…

4 hours ago

Pilkada 2024, Ani Sofian Minta Panwaslu Jalankan Tugas dengan Profesional dan Adil

KalbarOnline.com – Sebanyak 29 anggota Panwaslu Kelurahan se-Kota Pontianak dilantik oleh Ketua Bawaslu Kota Pontianak…

5 hours ago

Sambut 637 JCH Pontianak Sebelum Bertolak ke Tanah Suci, Zulkarnain Ingatkan Jaga Semua Perlengkapan

KalbarOnline.com – Sebanyak 637 Jemaah Calon Haji (JCH) dari Kota Pontianak diberangkatkan menuju Bandara Hang…

5 hours ago

Ani Sofian Tekankan Pentingnya Menanamkan Nilai-nilai Luhur Pancasila di Kalangan Gen-Z

KalbarOnline.com – Tanggal 1 Juni setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Untuk memperingati hari…

5 hours ago

Polres Kapuas Hulu Gelar Pelatihan Profesionalisme Fungsi Intelkam Bagi Personel

KalbarOnline, Putussibau - Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Hendrawan membuka pelatihan profesionalisme personel Intelkam Polres Kapuas…

24 hours ago

Suami di Kubu Raya Pergoki Istrinya Diduga Selingkuh dengan Seorang Tokoh Agama

KalbarOnline.com – Beredar di media sosial sebuah video seorang suami di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten…

1 day ago