Categories: Pontianak

Hadiri Pelantikan BPC HIPMI Kota Pontianak, Sutarmidji : Jadilah Pengusaha Bermental Baja

Ajak Pengusaha Terus Bereksperimen dan Berinovasi

KalbarOnline, Pontianak – Wali Kota Pontianak, Sutarmidji meminta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) melakukan pembinaan mental terhadap wirausahawan pemula sehingga mereka memiliki mental yang tangguh dalam menggeluti usahanya.

Ia menilai, umumnya pengusaha itu belum tertempa mentalnya, mentalnya masih lemah sehingga ketika mengalami kerugian sedikit, dia langsung berhenti dan menutup usahanya.

“Jadi pengusaha jangan bermental kecambah, tetapi jadilah pengusaha bermental baja,” pesannya saat menyampaikan materi pada pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Pontianak di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalbar, Senin (28/8).

Dirinya mengatakan demikian lantaran berkaca dari pengamatannya terhadap para pedagang di Mangga Dua Square. Sutarmidji bercerita, selama dirinya melakukan perjalanan dinas di Jakarta, ia kerap menginap di Hotel Novotel Mangga Dua Square.

Bukan tanpa tujuan, selama empat tahun ia mengamati bagaimana para pemilik kios berjibaku dengan kondisi yang sulit. Jerih payah mereka baru membuahkan hasil ketika memasuki tahun keempat sejak mereka menempati kios di sana.

Ternyata, sebagian besar dari para pedagang itu, tahun keempat baru bisa menikmati keuntungan walaupun jumlahnya masih terbilang sedikit.

“Coba di sini, baru sebulan saja rugi, sudah tutup kiosnya,” ucapnya.

Diakuinya, banyak yang protes pasar dibangun dua lantai. Padahal, dengan dibangunnya pasar dua lantai itu untuk menampung para pedagang informal atau Pedagang Kaki Lima (PKL). Ia prihatin masih banyak pedagang yang lebih memilih menjadi pedagang informal ketimbang formal.

Meskipun di sektor informal mereka memperoleh pendapatan, tetapi tetap saja masuk dalam kategori pengangguran sebab pendekatan yang dilakukan dalam menghitung berkurangnya angka pengangguran adalah dengan pendekatan sektor formal, bukan informal.

“Makanya Surat Penunjukkan Tempat Usaha (SPTU), saya minta itu dikonversi menjadi Izin Usaha Mikro,” jelas Sutarmidji.

Wali Kota dua periode ini menyayangkan masih ada sebagian pedagang yang telah memiliki kios namun kiosnya sengaja dibiarkan kosong, ia justru berjualan di pelataran kios. Hal ini tentunya mengganggu kenyamanan orang berbelanja.

Sutarmidji juga menyebut, kelemahan lainnya dari para wirausahawan adalah mereka tidak mau bereksperimen dan berinovasi. Sebagai contoh, kata dia, kue nastar di Pontianak ini paling enak tetapi sayangnya para pelaku usaha tidak mau berinovasi untuk menarik minat orang membelinya.

Bahkan, untuk memberikan contoh kepada pelaku usaha di Pontianak, dirinya memesan nastar dari Medan melalui online. Kemudian ia menunjukkan kepada pelaku usaha di sini nastar yang menurutnya dari segi bentuk, rasa dan packaging atau kemasannya sangat menarik. Berbeda dengan nastar Pontianak yang umumnya berbentuk bulat, nastar yang dipesannya dari Medan berbentuk segi empat, kemasannya bagus dan rasanya juga enak.

“Nastar di sini dari dulu bentuknya bulat saja, cobalah buat nastar segi tiga, segi empat atau segi delapan, itu baru namanya inovasi,” pungkasnya.

Terkait potensi yang dimiliki Kota Pontianak, ia mengungkapkan, Pontianak sebagai ibu kota Provinsi Kalbar dikelilingi daerah yang minim infrastruktur, tentu seluruhnya bertumpu pada Pontianak. Dengan demikian, potensi yang dimiliki Kota Pontianak ini merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan para pengusaha yang ada di Pontianak. (Fat/Jim Hms)

Jauhari Fatria

Saya Penulis Pemula

Leave a Comment
Share
Published by
Jauhari Fatria

Recent Posts

Air Terjun Riam Macan: Surga Tersembunyi di Kalimantan Barat yang Sarat Makna Religi

KalbarOnline, Bengkayang - Kalimantan Barat tidak hanya kaya akan keanekaragaman budaya dan suku, tetapi juga…

4 hours ago

Kilas Balik Sejarah Putussibau Tahun 1895, Pernah Dipimpin Controleur LC Westenenk

KalbarOnline, Putussibau - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan HUT…

14 hours ago

Staf Ahli Bupati Ketapang Bacakan Pembukaan UUD 45 pada Peringatan Hari Lahir Pancasila 2024

KalbarOnline, Ketapang - Menggunakan pakaian adat nusantara, Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik…

14 hours ago

Wakili Bupati Ketapang, Dharma Buka Penilaian dan Lomba Kelurahan se-Kalbar di Desa Istana

KalbarOnline, Ketapang - Mewakili Bupati Ketapang, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Dharma…

14 hours ago

Atlet PPLP Kalbar Katyea E Safitri Jadi Pembawa Bendera Merah Putih di Opening Ceremony ASG 2024

KalbarOnline, Vietnam - Berkekuatan 50 personel, kontingen Indonesia beratribut kemeja batik biru yang dikombinasikan dengan…

15 hours ago

Menelusuri Keindahan Air Terjun Saka Dua di Sanggau Kalimantan Barat

KalbarOnline, Sanggau - Kalimantan Barat terkenal dengan keindahan alamnya yang memukau. Salah satu destinasi yang…

19 hours ago