Categories: Mempawah

Pemkab Gelar Sayembara Logo Pariwisata Daerah

KalbarOnline, Mempawah – Meningkatkan pencitraan kepariwisataan dan memperkuat strategi pemasaran daerah, Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar sayembara lomba desain logo pariwisata Kabupaten Mempawah. Dibuka mulai Rabu 1 Februari, pendaftaran akan berakhir pada 3 April 2017 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Mempawah, Firman Juli Purnama, menerangkan bahwa sayembara desain logo pariwisata juga dimaksudkan untuk menggali potensi subsektor ekonomi kreatif di bidang desain grafis, baik pada generasi muda maupun masyarakat umum.

“Lomba ini bersifat terbuka untuk berbagai kalangan, mulai pelajar, mahasiswa, praktisi, akademisi, maupun masyarakat umum lainnya yang ber-KTP Kabupaten Mempawah,” ujarnya saat ditemui di Mempawah, Rabu (1/2) lalu.

Firman menuturkan para peserta lomba akan melalui beberapa tahap seleksi. Nantinya akan diambil sepuluh besar untuk dilakukan tahap seleksi final. Dari sepuluh besar, ditentukan lima terbaik untuk di babak final dan akan memaparkan desain di hadapan dewan juri.

Terkait hal itu, Firman mengundang masyarakat yang ingin mengikuti lomba untuk mengambil formulir di sekretariat lomba, yakni Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Dinas Pendidikan, pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Mempawah di Jalan Raden Kusno Mempawah.

“Formulir bisa diambil pada jam kerja dan tidak dipungut biaya,” ujarnya.

Firman mengungkapkan peluncuran logo branding pariwisata Kabupaten Mempawah hasil sayembara akan dilakukan di kegiatan Mempawah Expo 2017 pada momen ulang tahun perubahan nama Kabupaten Mempawah yang ketiga.

“Total hadiah yang diperebutkan sebesar Rp8,5 juta dipotong pajak,” ungkapnya.

Sementara Kepala Seksi Pariwisata Disdikporapar Kabupaten Mempawah, Raja Fajar Azansyah, menerangkan sejumlah kriteria lomba. Diantaranya logo terdiri atas dua unsur yaitu komponen gambar dan komponen tulisan; isi yang mencerminkan potensi, visi, dan promosi wisata daerah; komponen gambar yang menarik, jelas, dan mudah diingat; bentuk yang unik sesuai kaidah desain; warna serasi; dan aplikasi fleksibel untuk berbagai media.

“Kriteria penilaian adalah orisinalitas warna, relevansi logo dengan tema, kreativitas dan estetika, dan deskripsi logo dan branding,” terangnya.

Fajar mengatakan batas akhir pengumpulan desain pada 3 April dan pengumuman seleksi sepuluh besar pada 6 April. Adapun presentasi lima besar di hadapan dewan juri dilakukan pada 10 April. Pengumuman pemenang pada keesokan harinya, yakni 11 April.

Fajar menyatakan setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu desain beserta penjelasannya. Ia mengungkapkan sistem seleksi dilakukan secara bertingkat, yaitu seleksi awal berupa administrasi, seleksi mencari lima besar desain logo terbaik, presentasi lima desain logo terbaik, dan seleksi akhir mencari dua pemenang.

“Untuk informasi lebih lengkap bisa mendatangi Bidang Pariwisata dan Kebudayaan di Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Mempawah,” tandasnya. (Lis)

Jauhari Fatria

Saya Penulis Pemula

Leave a Comment
Share
Published by
Jauhari Fatria

Recent Posts

Menteri AHY: Pemerintah Hadir bagi Warga Terdampak Bencana Likuefaksi Palu

KalbarOnline.com, Palu - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono…

25 mins ago

Sutarmidji Cagub Kalbar Pertama yang Daftar di Hanura

KalbarOnline, Pontianak - Subhan Noviar yang menjadi utusan dari Sutarmidji mendatangi kantor DPD Partai Hanura,…

12 hours ago

Pemkot Pontianak Gelar Nobar Semifinal Timnas Indonesia Vs Uzbekistan di PCC

KalbarOnline, Pontianak - Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Indonesia U-23 akan menghadapi Timnas Uzbekistan pada laga…

12 hours ago

Bosan dengan yang Itu-itu Saja? Dokter Rahmad Siap Bawa Perubahan Lewat Pilwako Pontianak

KalbarOnline, Pontianak - Akbar Rahmad Putra, seorang dokter muda berusia 27 tahun menyatakan diri siap…

16 hours ago

Ani Sofian Dorong Guru Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme

KalbarOnline, Pontianak - Pj Wali Kota Pontianak, Ani Sofian, menutup secara resmi kegiatan Lokakarya 7…

17 hours ago

Angka Stunting Pontianak Kembali Turun

KalbarOnline, Pontianak – Angka stunting di Kota Pontianak berhasil turun pada awal tahun 2024 menjadi…

17 hours ago