Categories: Nasional

DKI Jakarta dan Jabar Jadi Daerah Pertama Jalankan Vaksinasi Tahap Dua

KalbarOnline.com–Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjuk Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat sebagai daerah yang pertama melaksanakan vaksinasi COVID-19 tahap dua yang menyasar kelompok pelayanan publik.

Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, hal tersebut merupakan hasil rapat bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

”Saya barusan tadi malam (2/2) rapat dengan Pak Menteri bahwa DKI dan Jawa Barat akan menjadi pertama vaksinasi untuk pelayan publik,” kata Maxi seperti dilansir dari Antara di Gedung Sabuga, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/2).

Menurut dia, para kelompok pelayanan publik yang menjadi target vaksinasi Covid-19 tahap dua itu terbagi ke dalam sejumlah kelompok. Seperti guru, dosen, pedagang pasar, pengendara ojek, dan aparatur negara lain. ”Kemudian PNS, TNI, Polri, termasuk pegawai swasta, BUMN, BUMD, dan perangkat desa,” kata Maxi.

Dia menjelaskan, kelompok yang paling awal bakal menerima vaksin pada tahap kedua itu yakni merupakan kelompok pedagang di pasar. Pasalnya, kelompok itu yang paling sering berkontak dengan masyarakat luas.

”Data sasaran pasar kami sudah punya, ada di berbagai sumber yang kami punya Asparindo dan retail, tapi untuk ke depan ini tentu data bottom up itu sangat kami butuhkan,” terang Maxi.

Dia meminta koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah lebih dikuatkan. Pasalnya, sasaran subjek pada vaksinasi tahap dua, 12 kali lebih banyak dibandingkan tahap pertama kepada tenaga kesehatan.

”Kenapa ini harus dilakukan, karena kita mau mengejar minimal 70 persen penduduk harus mendapat kekebalan kelompok,” ujar Maxi.

Saksikan video menarik berikut ini:

Redaksi KalbarOnline

Leave a Comment
Share
Published by
Redaksi KalbarOnline

Recent Posts

KSDA Kalbar dan BTN Gunung Palung Tangani Kemunculan Orang Utan di Kayong Utara

KalbarOnline, Kayong Utara - Bermula dari beredarnya informasi di salah satu media sosial terkait adanya…

4 hours ago

Kadis Kesehatan Ajak Nakes Peran Aktif Turunkan AKI/AKB dan Stunting

KalbarOnline, Pontianak - Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Kalimantan Barat, Erna Yulianti mengajak para tenaga…

4 hours ago

Pekan Gawai Dayak ke 38 Siap Digelar

KalbarOnline, Pontianak - Jelang Pelaksanaan Pekan Gawai Dayak (PKD) ke XXXVIII (38) Tahun 2024, Penjabat…

5 hours ago

Lepas Peserta Lomba HKG PKK ke-52 Tingkat Nasional, Kalbar Optimis Pasti Juara

KalbarOnline, Pontianak - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Harisson didampingi Pj Ketua Tim Penggerak PKK…

5 hours ago

Pimpin Apel Senin Pagi, Pj Sekda Zulkarnain Tekankan Soal Kedisiplinan ASN

KalbarOnline, Pontianak – Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak Zulkarnain menekankan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara…

5 hours ago

Inflasi Kota Pontianak Capai 2,77 Persen

KalbarOnline, Pontianak – Angka inflasi Kota Pontianak kini mencapai 2,77 persen. Pj Wali Kota Pontianak,…

5 hours ago