Deklarasi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Sutarmidji dan Ria Norsan (Foto: Fat)
Deklarasi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Sutarmidji dan Ria Norsan (Foto: Fat)

KalbarOnline, Pontianak – Masyarakat dari berbagai kalangan memadati acara Deklarasi Rakyat Midji-Norsan untuk Kalbar Baru, Maju dan Berprestasi yang dilangsungkan di Pontianak Convention Center, Jalan Sultan Abdurrahman Pontianak, Senin (8/1).

Deklarasi tersebut merupakan dukungan kepada Sutarmidji dan Ria Norsan menuju Pemilihan Gubernur Kalimantan Barat 2018.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, sejumlah Ketua DPD dan perwakilan dari pengurus pusat masing-masing Partai Politik pengusung pasangan Midji-Norsan, tokoh agama, tokoh masyarakat tanpa terkecuali ribuan simpatisan yang tumpah ruah memadati acara.

Salah seorang tokoh masyarakat Kalbar, Gusti Syamsumin, yang didapuk membacakan ikrar Deklarasi Rakyat Midji-Norsan, usai acara mengatakan bahwa keduanya dianggap berhasil membangun Kota Pontianak dan Kabupaten Mempawah.

“Karena hal itu, maka pantas apabila Midji-Norsan menjadi dambaan masyarakat Kalbar untuk mewujudkan Kalbar Baru, Maju dan Berprestasi,” ucapnya.

Sementara itu, awak media juga mewawancarai sejumlah masyarakat yang mengaku sebagai simpatisan Midji-Norsan.

Misalnya Firman, dirinya mengaku bahwa kehadirannya pada deklarasi rakyat Midji-Norsan bukan berdasarkan bayaran atau hanya demi nasi kotak atau atribut seperti kaos dan sebagainya, bahkan bukan karena dimobilisasi.

Menurutnya kehadirannya berdasarkan panggilan hati demi Kalbar baru, demi Kalbar yang lebih baik, dan berprestasi.

“Pasangan ini sudah menjadi harapan kami sejak lama yang pantas menggantikan Gubernur Cornelis dan Wagub Christiandy. Midji-Norsan pasangan komplit. Pak sutarmidji dan Pak Norsan sangat menperhatikan warga didaerahnya masing-masing. Prestasi dan bukti pada masa kepemimpinan mereka juga terbukti, pembangunan tidak perlu diragukan lagi,” tuturnya.

Senada, salah seorang simpatisan lainnya, yakni Ilham mengaku bahwa kehadirannya merupakan panggilan hati.

“Saat ini Kalbar sangat membutuhkan pemimpin baru yang benar-benar merakyat dalam arti kata bertekad untuk membangun kehidupan masyarakat Kalbar yang sampai saat ini masih dirasa belum berkembang. Kalbar juga membutuhkan pemimpin yang berkomitmen, untuk dapat memekarkan wilayah timur Kalbar menjadi Provinsi Kapuas Raya, yang selama ini sudah enam tahun lebih dijanjikan tetapi belum direalisasikan,” tukasnya.

Menurutnya, pemekaran Kapuas Raya sangat penting, karena sampai saat ini masyarakat diwilayah timur Kalbar masih tergolong susah, baik pada bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan sebagainya.

“Midji-Norsan, kami yakin atas komitmennya memekarkan Provinsi Kapuas Raya dan akan menghadirkan sesuatu yang baru yang merupakan solusi bagi masyarakat di wilayah timur Kalbar. Ditambah, dengan prestasi-prestasi yang sudah diraih, perkembangan diwilayah masing-masing yang mereka pimpin dan sudah dirasa nyata oleh masyarakat. Saya rasa itu sudah cukup dapat menjadi modal yang baik untuk memimpin Kalbar lebih baik kedepan,” tukasnya.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Maman Abdurrahman, sempat menyentil mengenai kemungkinan adanya praktek-praktek intimidasi di daerah-daerah pedalaman saat pilkada, menurut Ilham, hal tersebut bisa saja terjadi.

Namun Ilham berharap, Pilkada serentak 2018 ini terbebas dari hal-hal tersebut.

“Karena kita ingin pemimpin yang dapat mempersatukan semuanya, menyatukan semua pihak. Artinya tidak hanya pemimpin bagi sekelompok golongan atau satu agama, namun pemimpin yang bisa merajut kebersamaan untuk Kalbar yang lebih baik kedepannya,” tandasnya. (Fai)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY