Wakil Bupati Sintang, Askiman Menunggangi Motor Komunitas Bikers D’Joker Sintang saat membuka Festival musik rock dan slow rock di Gedung Kesenian Kompleks Stadion Baning Sintang(Foto: Sg/Hms)
Wakil Bupati Sintang, Askiman Menunggangi Motor Komunitas Bikers D’Joker Sintang saat membuka Festival musik rock dan slow rock di Gedung Kesenian Kompleks Stadion Baning Sintang(Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Wakil Bupati Sintang  Askiman membuka acara Festival musik rock dan slow rock dalam rangka Hari Ulang Tahun Komunitas Bikers D’Joker Sintang di Gedung Kesenian Kompleks Stadion Baning Sintang, Sabtu (25/2/2017).

Selain menggelar festival musik rock panitia juga menggelar kontes motor yang telah di modifikasi  dan lomba grafiti yang akan dilelang pada malam final festival rock yang di gelar pada sabtu malam.

Wakil Bupati mengatakan musik merupakan bahasa universal yang dapat menembus batas-batas sosial di masyarakat, Festival ini juga menunjukkan bahwa anak muda Sintang memiliki wadah untuk menyalurkan bakat seni dan kreativitasnya, tidak hanya bermusik tapi juga menggambar grafiti dan memodifikasi motor.

“rangkaian kegiatan ini menjadi spirit baru kepada panitia untuk dapat menyelenggarakan kegiatna yang positif seprti ini dengan demikian kita dapat merangkul dan mengarahkan anak muda sintang secara positif dan lebih baik,” papar Drs. Askiman, MM lagi

“Saya berharap kegiatan ini dapat juga menjadi tali yang mempererat persahabatan dan persaudaraan anak muda di Sintang ini,” Harap Askiman

Pada kesempatan ini Wakil Bupati juga melakukan peninjauan motor berbagai merk yang telah dimodifikasi di halaman gedung. Menurut panitia penyelenggara motor-motor dengan beragam tampilan tersebut merupakan peserta kontes motor. Selain itu Drs. Askiman, MM juga mengunjungi para peserta lomba grafiti yang sedang menggambar dan mengecat selembar triplek sebagai media lomba.

Menurut Ketua D’Joker Sintang, Jasmin melalui acara seperti ini kaum muda pecinta motor atau yang lebih dikenal sebagai bikers ingin menepis image negatif yang ada di masyarakat. “yah kan biker ini kadang dianggap suka mabuk-mabuk suka ngebut-ngebut, lewat kegiatan ulang tahun D’joker ini kita yang hobi motoran pengen memperlihatkan bahwa kita juga bisa kok ngumpul-ngumpul yang positif,” papar  Jas, sapaan akrabnya.

“Biker ini kadang dianggap suka mabuk-mabuk suka ngebut-ngebut, lewat kegiatan ulang tahun D’joker ini kita yang hobi motoran pengen memperlihatkan bahwa kita juga bisa kok ngumpul-ngumpul yang positif,” Ujar Jasmin

Jasmin mengatakan  D’joker sendiri merupakan komunitas pencinta motor lawas atau lebih dikenal dengan motor djadoel. Pada ulang tahunnya yang ke-4 ini, komunitas D’Joker menggelar festival music rock dan slow rock. Festival musik ini diikuti 17 group.

“ini lebih banyak dari prediksi kita,” ujarnya.

“Kita memilih rock dan slow rock bukan musik cadas yang lebih identik dengan bikers karena aliran musik ini lebih membumi, lebih dapat diterima oleh masyarakat, kegiatan ini bukan sebuah eklusifitas bikers saja,” paparnya sambil tersenyum. (Sg)

 

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY