Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus Saat Melantik Kepala Desa Padang Tikar Satu (Foto: Ian/ Hms)
Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus Saat Melantik Kepala Desa Padang Tikar Satu (Foto: Ian/ Hms)

Hermanus Harap Kades Definitif Segera Melakukan Pelayanan Kepada Masyarakat dan Menata Pemerintahan Desa

KalbarOnline, Kubu Raya – Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus melantik Kepala Desa pergantian antar waktu (PAW) Desa Padang Tikar 1 (satu), di aula Kantor Bupati Kubu Raya. Hermanus meminta agar segera bekerja menata Pemerintahan Desa yang sudah lama kosong dan diisi oleh PJ. Dengan adanya Kepala Desa Definitif diharapkan dapat melakukan pelayanan kepada masyarakat dengan cepat.

“Dengan sudah adanya pejabat definitif ini kita harapkan agar dapat segera melakukan pelayanan kepada masyarakat serta menata pemerintahan di desa,” ujar Hermanus, Kamis (15/6).

Hermanus mengatakan bila Perdes belum selesai segera selesaikan, sehingga tidak menghambat kegiatan pembangunan. Segera lakukan koordinasi dengan Camat dan Dinas Sosial Pemerintahan Desa bersama-sama dengan BPD.

Menurut Hermanus dengan dibuatnya kebijakan dan peraturan desa melalui musyawarah dan mufakat dengan masyarakat yang dapat bermanfaat bagi kemajuan masyarakat desanya masing-masing.

“Saya sangat berharap agar para Kepala Desa dan jajarannya bisa menggalakkan upaya pemberdayaan seluruh komponen yang ada di desa, baik secara kelembagaan maupun warga masyarakat desa secara keseluruhan. Sehingga akan mendorong terwujudnya kemandirian desa, baik dari aspek sosial maupun dalam aspek ekonomi guna terwujudnya Kubu Raya yang maju, harmonis dan berdaya saing,” paparnya.

Hermanus mengatakan, dengan terciptanya kemandirian desa akan jauh lebih mampu mensejahterakan desanya dengan potensi-potensi yang dimiliki.

“Semua program yang dilakukan Pemerintah adalah dalam upaya peningkatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kubu Raya yang dapat dimulai dari pengelolaan dan penataan serta pembangunan potensi desa,” pungkasnya. (Ian)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY