Wakil Bupati Sintang, Askiman Saat Memberikan Sambutan Pada Kegiatan Pagelaran Seni dan Budaya Dalam Rangka Memperingati Hari Lahir NU ke 91 (Foto: Sg/Hms)
Wakil Bupati Sintang, Askiman Saat Memberikan Sambutan Pada Kegiatan Pagelaran Seni dan Budaya Dalam Rangka Memperingati Hari Lahir NU ke 91 (Foto: Sg/Hms)

Askiman: Ini Merupakan Sebuah Perekat Menciptakan Rasa Kebersamaan

KalbarOnline, Sintang – Wakil Bupati Sintang, Drs Askiman, MM membuka acara Pagelaran Seni dan Budaya dalam rangka memperingati Hari lahir Nahdatul Ulama ke-91 di Gedung Kesenian Komplek Stadion Baning Sintang, Sabtu (4/3/2017).

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati menyampaikan bahwa tradisi akan menjadi landasan pengetahuan di masyarakat.

“Saya mengapresiasi kegiatan upaya kita untuk membangun bangsa melalui seni dan budaya, tentunya kegiatan ini menjadi kesempatan baik, untuk membangun Kabupaten Sintang secara harmonis,” ujarnya.

Pembukaan kegiatan pagelaran tersebut ditandai secara simbolis dengan pemukulan drum oleh Wabup Askiman usai memberikan sambutannya.

Adapun pagelaran yang digelar tersebut mengangkat tema, ‘Merawat Tradisi, Mengupayakan Inovasi, Menjaga NKRI’.

“Pagelaran ini sungguh luar biasa, ini merupakan sebuah perekat untuk menciptakan rasa kebersamaan dalam satu bingkai NKRI, kegiatan ini kita harapkan untuk dapat terus berlanjut dimasa depan, karena kegiatan ini menyambung rasa tali persodaan yang sangat baik,” tukasnya.

Ia juga menjelaskan langkah-langkah yang telah diambil oleh Pemda Sintang dalam melestarikan budaya Sintang.

“Kita sudah mulai mencoba menginventarisasi budaya-budaya lama agar dapat kita bakukan dan tidak hilang bagi kaum muda, kita juga menghidupkan kembali sanggar-sanggar seni yang ada di Sintang agar ada wadah bagi anak muda untuk mempelajari dan mengeplorasi seni dan budaya daerah kita,” tandasnya.

Sementara Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Siti Musrikah menyatakan bahwa saat ini Bidang Kebudayaan sedang mengupayakan proses pembakuan beberapa budaya lama.

“Hal ini bentuk usaha kita untuk melestarikan budaya lama yang ada di Sintang, misalnya Tarian Ngajat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi positif atas antusiasnya para anak muda dalam melakoni budaya yang ada.

Ketua panitia peringatan Harlah NU ke-91 tahun 2017, Khadirin Sirajudin memaparkan sejumlah acara yang digelar oleh Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kabupaten Sintang.

“Hari ini kita mengadakan apel, kita mau menyebarkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak muda kita,” tambahnya.

Selain itu, ada tiga agenda lagi acara yang akan digelar dalam rangka memperingati hari lahir NU di Kabupaten Sintang, Pagelaran Budaya multietnis, Dialog Kebangsaan dan Tabaligh Akbar pada hari Minggu, 5 Maret 2017.

Kegiatan ini menampilkan sejumlah atraksi seni dalam ragam budaya yan gada di Kota Sintang. Para peserta yang tampil merupakan siswa-siswi dari berbagai sekolah menengah yang ada di Kota Sintang.

Turut hadir dalam Pagelaran Seni dan Budaya ini, sejumlah tokoh agama, tokoh pemuda dan perwakilan dari berbagai organisasi kemasyarakatan yang ada di Sintang serta sejumlah kepala SKPD yang ada di Kabupaten Sintang. (Sg/Hms)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY