Wali Kota Pontianak, Sutarmidji dan Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono Beserta Rombongan Foto Bersama Saat Menyambangi Stan UMKM Binaan BRI (Foto: Istimewa)
Wali Kota Pontianak, Sutarmidji dan Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono Beserta Rombongan Foto Bersama Saat Menyambangi Stan UMKM Binaan BRI (Foto: Istimewa)

KalbarOnline, Pontianak – Perhelatan akbar Festival Cap Go Meh 2568 di Kota Pontianak resmi dibuka untuk umum mulai Selasa (7/2) lalu. Agenda budaya tahunan tersebut digelar hingga tanggal 12 Februari 2017 dan dipusatkan di Jalan Diponegoro.

Rangkaian kegiatan festival dimeriahkan dengan beberapa agenda, diantaranya festival kuliner nusantara, pesta rakyat, atraksi naga, pemilihan Gege Meimei, pawai naga bersinar, dan parade kostum.

Secara resmi, rangkaian akbar ini dibuka oleh Wali Kota Pontianak, Sutarmidji dengan memukul gendang sebagai pertanda dimulainya rangkaian acara.

Sejumlah perusahaan turut berpartisipasi secara maksimal dalam perhelatan Festival Cap Go Meh 2568 di Kota Pontianak ini, salah satunya yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Pontianak yang turut berpartisipasi dalam Festival Kuliner Vaganza Perayaan Cap Go Meh 2568.

Diketahui juga BRI merupakan sponsor utama gerbang masuk lokasi acara dari arah simpang empat Jl Gajahmada, Jl Diponegoro (berhadapan dua sisi), dan Jl Hasanuddin.

Sebanyak tiga stan dibuka BRI dalam kegiatan tersebut. Stan-stan tersebut diisi pelaku UMKM yang menjadi binaan BRI. Para UMKM tersebut menawarkan berbagai produk olahan.

Stan nasi goreng dan empek-empek ada di dekat panggung utama. Sedangkan, stan olahan aloevera (lidah buaya) dan berbagai minuman ada di dekat gerbang masuk dari arah Jl Gajahmada.

Wali Kota dan keluarga, Wakil Wali Kota, Dandim 1207/BS, Kapolresta Pontianak, dan ketua panitia menyempatkan diri menyambangi stan BRI di dekat panggung utama, usai pembukaan acara. Mereka terlihat asik menyantap empek-empek yang disajikan bersama minuman segar.

Dalam sambutannya, Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menyatakan, stan kuliner tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Ia berharap, tahun depan, perayaan Cap Go Meh dapat digelar lebih baik lagi.

“Ke depan, semua kegiatan budaya menjadi kalender wisata Pontianak,” katanya, Selasa (7/2) seperti yang dikutip dari Pontianakpost.

Walikota Pontianak, Sutarmidji juga mengungkapkan meski tahun ini penyelenggaraan Cap Go Meh hampir bersamaan dengan momentum Pemilihan Kepala Daerah serentak, namun tidak menjadi kendala bagi panitia untuk menyelenggarakannya.

“Kegiatan ini kan agenda pariwisata, jadi panitia tidak perlu takut dengan adanya Pilkada serentak. Kegiatan ini juga untuk meningkatkan jumlah wisatawan ke Pontianak dan harus lebih meriah lagi dari tahun sebelumnya,” ujar orang nomor 1 (satu) di Kota Pontianak ini.

Sementara Ketua panitia kegiatan, Abi Hasni Tahir mengatakan bahwa dengan adanya pekan kuliner festival, diharapkan bisa menarik dan meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Pontianak dalam rangka Cap Go Meh pada tahun ini.

Sebanyak lebih dari 50 stand disediakan panitia yang ditata sedemikian rupa dengan aneka ornamen khas perayaan Imlek. Abi menambahkan, kegiatan tahun ini menurutnya mengalami peningkatan, terlihat dari segi penataan dan penyelenggaraan yang terkesan lebih rapi dari tahun sebelumnya.

“Kegiatan ini juga menjadi pilar keharmonisan bagi seluruh elemen masyarakat di Kota Pontianak, sebab tidak hanya dapat dinikmati oleh satu etnis saja, namun semua lapisan masyarakat,” ujar Abi, Selasa (7/2) lalu. Ia juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dukungan pemerintah dan instansi terkait, para sponsor, donatur, pihak keamanan, dan seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan tahun ini diselenggarakan oleh Asosiasi Pemadam Kebakaran Swasta (APKS) Pontianak.

Pemimpin PT BRI (Persero) Kantor Cabang Pontianak, Anugro J Lestariyo menyatakan bahwa Cap Go Meh merupakan salah satu acara istimewa untuk masyarakat Kota Pontianak, khususnya warga Tionghoa.

“Tentunya, kami sangat antusias untuk berpartisipasi dalam upaya BRI menjadi bagian dari masyarakat Pontianak. BRI menjadi satu dengan masyarakat di sini,” ujarnya.

Melalui partisipasi tersebut, BRI ingin lebih memperkenalkan para nasabah UMKM binaan-nya. Event ini menjadi sarana BRI untuk membantu pemasaran produk UMKM binaan. Selain itu, BRI akan menyediakan fasilitas EDC dalam transaksi di even ini. Di mana, warga yang berbelanja dengan menggunakan kartu BRI dan menggeseknya di EDC tersebut, akan menikmati diskon produk UMKM binaan.

“Kami tawarkan layanan kemudahan bertransaksi melalui EDC BRI untuk pembelian produk UMKM binaan,” katanya.

Anugro berharap melalui partisipasi tersebut BRI bisa menjadi bagian dari masyarakat dan Pemerintah Kota Pontianak.

“Kami harap acara ini menjadi lebih bergema di masa yang akan datang. Dan melalui partisipasi dalam acara ini masyarakat semakin mengenal bahwa BRI menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Pontianak,” pungkasnya. (Fai)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY