Asisten II Setda Sintang, Hendri Harahap, Saat Membuka Sosialisasi Budaya Politik Santun (Foto: Sg/Hms)
Asisten II Setda Sintang, Hendri Harahap, Saat Membuka Sosialisasi Budaya Politik Santun (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2010 tentang Pedoman Fasilitas Penyelenggaraan Pendidikan Politik serta Keputusan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Barat nomor 241 Tahun 2018  Pembentukan Panitia Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi Budaya Politik Santun di Kabupaten Sintang Tahun 2018, untuk itu Kesbangpol Kalbar menggelar sosialisasi budaya politik santun yang bertemakan “Bersosial Media Berdasarkan Pancasila” di Aula CU Keling Kumang Sintang, Rabu (11/4).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, H. Henri Harahap dalam sambutannya saat membuka kegiatan menyatakan bahwa sosialisasi ini dapat meningkatkan kualitas demokrasi yang berdasarkan Pancasila dan dapat memberikan informasi yang positif bagi masyarakat.

Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Pj Gubernur Kalimantan Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Propinsi Kalimantan Barat yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

Henri menjelaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan strategis, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat khususnya organisasi pemuda, organisasi wanita, para pelajar dan mahasiswa dalam rangka mensukseskan Pilkada serentak 27 Juni 2018.

“Perlu kita ketahui Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Walikota di Provinsi Kalimantan Barat pada 27 Juni 2018, akan dilaksanakan serentak dan Kalimantan Barat akan melaksanakan Pilgub dan Pilbup/Pilwako di 5 Kabupaten/Kota yaitu Kabupaten Sanggau, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Kubu Raya, dan Kota Pontianak,” rincinya.

Ditegaskan Henri, pencitraan politik saat ini, merupakan bagian tak terpisahkan dari pentas politik di Tanah Air.

“Karena pencitraan politik seseorang dapat diciptakan, dibangun, dan diperkuat melalui proses kognitif dan efektif, dan semua kegiatannya tidak terlepas dari peran media massa dan media sosial,” tukasnya.

Henri menambahkan, melalui kegiatan sosialisasi politik santun yang dilaksanakan ini, diharapkan dapat memperkuat semangat kebangsaan melalui peran masing-masing dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang demokratis.

“Sehingga pelaksanaan Pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang sukses, aman dan damai,” tukasnya.

Sementara, Kepala Kesbangpol Kalbar, Hatta, S.Pd., MM, menyatakan, tujuan kegiatan sosialisasi budaya politik santun yang dilaksanakan ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai peranan dan pengaruh media social dalam pelaksanaan kampanye politik dalam alam demokrasi di Indonesia.

“Yang diharapkan akan meningkatkan pemahaman masyarakat akan etika dan budaya politik santun yang bersih dan bermartabat, sehingga kesadaran masyarakat dan generasi muda dapat menjaga keutuhan NKRI di era teknologi dan informasi saat ini,” tandasnya. (Sg/Hms)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY