Suasana Peringatan Hari Otda ke-21 Yang Digelar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya di Halaman Kantor Bupati (Foto: Ian)
Suasana Peringatan Hari Otda ke-21 Yang Digelar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya di Halaman Kantor Bupati (Foto: Ian)

Wabup Sampaikan Empat Makna Pokok Tema Otda

KalbarOnline, Kubu Raya – Pemerintah daerah tingkat II Kabupaten Kubu Raya, menggelar upacara gabungan dalam memperingati Hari Otonomi Daerah ke-21 tahun 2017 di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (25/4). Selaku Pembina upacara tersebut Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus yang dihadiri para PNS dan Non PNS se-Kabupaten Kubu Raya.

Dalam amanat Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo yang dibacakan langsung oleh Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus mengatakan dalam momentum pelaksanaan otonomi daerah pada masing-masing daerah otonom, setiap pemerintah daerah senantiasa berupaya untuk meningkatkan kinerja.

“Pemerintah daerah harus senantiasa fokus pada upaya peningkatan kesejahtraan masyarakat. Melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan daya saing perekonomian daerah,” ucapnya.

Hermanus mengungkapkan dalam tema dengan semangat otonomi daerah, kita tingkatkan kinerja pelayanan publik melalui e-Government.

“Adapun tema tersebut memiliki empat makna pokok. Pertama pelaksanaan otonomi daerah harus mampu meningkatkan kinerja pelayanan publik sesuai kepentingan masyarakat, dua peningkatan kinerja pelayanan public, harus berbasis elektronik Government, agar masyarakat dapat memperoleh informasi secara mudah. Tiga, ketepatan penyediaan pelayanan publik berbasis elektronik membutuhkan kemampuan dan integritas yang tinggi, keempat, dalam pelayanan publik berbasis elektronik akan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang baik,” paparnya.

Hermanus melanjutkan, Berkenaan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah ke-21 tahun 2017 ada lima arahan pokok bagi Pemerintah daerah, yakni dalam rangka mengefektifkan penyelenggara pemerintah daerah, harus senantiasa terjalin hubungan yang harmonis antara kepala daerah dan DPRD.

Kedua, mewujudkan penyelenggara pemerintah daerah yang baik dan bersih melalui reformasi birokrasi serta peningkatan kapasitas dan intregritas seluruh penyelenggara pemerintah daerah, baik kepala daerah, DPRD, maupun PNS.

“Ketiga, prioritaskan program pembangunan daerah untuk meningkatkan kesejahtraan rakyat, yang didukung dengan pengelolaan sumber-sumber keuangan daerah secara efektif, efesien, transparan, dan akuntabel. Keempat, tingkatkan keterbukaan informasi dan dokumentasi publik di lingkungan pemerintah daerah secara efektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” terangnya.

Dalam upacara tersebut, terlihat berbeda seperti upacara sebelumnya yaitu dipimpin oleh Kabag Humas Kubu Raya, Alfiana serta sejumlah wanita sebagai pengiring Bendera Merah Putih. (Ian)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY