Bupati Sanggau, Paolus Hadi, Saat Menyerahkan Hadiah Kepada Para Juara Turnamen Mawang Cup (Foto: Leo/Hms)
Bupati Sanggau, Paolus Hadi, Saat Menyerahkan Hadiah Kepada Para Juara Turnamen Mawang Cup (Foto: Leo/Hms)

Paolus Hadi Juga Singgung Mengenai PR Pemkab Mengenai Pembangunan dan Ketersediaan Listrik

KalbarOnline, Sanggau – Bupati Sanggau, Paolus Hadi secara resmi menutup turnamen sepak bola Sungai Mawang Cup di dusun Ketapang, desa Sungai Mawang, Kecamatan Mukok.

Dalam arahanya, Bupati menyampaikan, bahwa sepak bola sudah menjadi ajang untuk menjadi sebuah tontonan yang melibatkan banyak orang.

“Sepak bola olahraga yang sangat digemari, maka tidak heran banyak turnamen yang diselenggarakan baik ditingkat desa, kecamatan sampai kabupaten dan untuk even yang paling tinggi, nanti adalah Dara Nante Cup yang diselenggarakan di Tingkat Kabupaten Sanggau,” katanya.

Pelaksanannya, lanjutnya, mungkin bulan November atau Desemberr 2017 ini dan diminta kepada setiap Kecamatan untuk menunjukkan kemampuannya bertanding di Dara Nante Cup.

“Pilihlah tim dari Kecamatan Mokok yang terbaik untuk bertanding, karena itu bergensi pertandingan antar kecamatan juga antar klub. mudah-mudahan dari Mukok bisa turun tentunya Tim yang terbaik soal kalah menang biasa tapi Saya harapkan dari Mukok harus turun,” harapnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati menjelaskan, terkait pembangunan, dirinya mengakui, banyak yang belum terurus terutama dari dana desa.

“Tentunya harus sesuai dengan harapan masyarakat. dan pemerintah daerah memiliki banyak PR yang harus diselesaikan terutama Jalan Poros yang menghubungkan Semuntai Jangkang namun kita berupaya untuk memenuhi keinginan masyarakat,” tegasnya.

Namun ini sangat berat karena kendaran yang melintas volumenya sangat padat, terutama truk pengangkut sawit jadi jalan poros harus ditangani serius kalau.

“Hanya aspal goreng itulah yang terjadi tidak bertahan lama. Sekarang kita buat yang berkualitas sesuai standar namun tidak bisa panjang karena memerlukan dana besar dan kita usahakan setiap tahun kita dorong untuk pembangunan jalan ini,” tuturnya.

“Disisi lain juga kita harus membangun empat jembatan yang cukup panjang, untuk wilayah desa Sungai Mawang, saya melihat sudah ada perubahan namun belum maksimal karena harapan kita nanti jalan dari arah dusun Ketapang bisa tembus ke Kedukul. karena saat ini jembatan Kedukul sedang kita bangun dengan anggaran yang cukp besar mencapai enam milyar rupiah dan jembatan Sape juga jembatan yang cukup panjang,” timpalnya.

Bupati menjelaskan, bahwa masyarakat sudah lama merindukan ini tapi kta memaklumi bersama bahwa anggaran kita terbatas. Sementara, terkait jaringan PLN. Kita akan dorong terus pihak PLN agar memenuhi permohonan masyarakat untuk pemasangan jaringan listrik dan mudah-mudahan dalam waktu dekat jaringan disini sudah terpasang.

“Saya juga tidak mau janji karena Pengadaan Jaringan Listrik sepenuhnya wewenang PLN. Namun kita berusaha semaksimal mungkin. hal lain yang perlu perhatian kita adalah soal pendidikan anak, saya harap disini tidak ada yang putus sekolah,” pungkasnya. (Leo/Hms)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY