Bupati Sintang, Jarot Winarno Saat Meninjau Pembangunan Puskesmas Merakai (Foto: Sg)
Bupati Sintang, Jarot Winarno Saat Meninjau Pembangunan Puskesmas Merakai (Foto: Sg)

KalbarOnline, Sintang – Tercantum didalam visi Pemerintah Kabupaten Sintang, mewujudkan masyarakat Kabupaten Sintang yang cerdas, sehat, maju, religius dan sejahtera serta ditopang oleh tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, maka pada point sehat, Pemerintah Kabupaten Sintang terus mendukung dan memberikan perhatian pada bidang kesehatan, salah satunya ialah mendukung pelaksanaan pembangunan gedung pusat kesehatan masyarakat atau puskesmas Merakai yang berada di Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, pada Selasa (22/8), Bupati Sintang meninjau langsung progres pembangunan puskesmas Merakai.

Disela-sela tinjauannya, Bupati mengatakan bahwa pembangunan puskesmas Merakai ini didanai oleh Dana Alokasi Khusus Afirmasi yang merupakan dana alokasi khusus yang diarahkan untuk mendanai percepatan penyediaan infrastruktur dan sarana prasarana pada wilayah daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan dan transmigrasi.

“Ini bangunan puskesmas menggunakan dana DAK afirmasi ditujukan kepada bangunan fasilitas kesehatan yang ada diperbatasan, tipe dan biaya berbeda dengan puskesmas yang lain ini total biayanya belasan milyar sudah termasuk dengan peralatannya, jadi kita dapat dua dengan total anggarannya itu sebesar Rp22 milyar untuk 2 (dua) bangunan, yang satu di Merakai ini dan satu lagi di Kecamatan Ketungau Hulu, Desa Sungai Pisau,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan bahwa tahun 2018 nanti jika berhasil akan menambah puskesmas yang berasal dari DAK Afirmasi untuk pengalokasian pembangunan puskesmas di Kecamatan Ketungau Hulu Desa Jasa, dan semua puskesmas yang dibangun oleh DAK Afirmasi akan dibuatkan satu RS Pratama.

“Jika berhasil nanti untuk tahun depan kita minta pembangunan Puskesmas satu buah untuk di Desa Jasa, kedepannya bangunan puskesmas yang didanai melalui DAK Afirmasi khusus diperbatasan ini akan dibuatkan dengan satu rumah sakit pratama yang direncanakan akan dibangun di daerah Desa Seputau, Kecamatan Ketungau Tengah, sehingga akan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, jadi masyarakat yang sakit tidak perlu jauh-jauh, cukup dirawat dan kita bawa ke Seputau Tiga, baik masyarakat dari Ketungau Hilir dan Ketungau Hulu bisa dirujuk ke rumah sakit pratama ini nantinya, dengan fasilitas yang memadai mudah-mudahan kualitas pelayanan lebih memadai,” jelasnya.

Perlu diketahui, orang nomor satu di Bumi Senentang ini menambahkan, bahwa pembangunan puskesmas yang didanai melalui DAK Afirmasi ini dimonitor dan dievaluasi sangat ketat.

“Tim dari Kementrian Kesehatan dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional nantinya akan datang untuk melihat langsung progres pembangunannya, ini semua untuk menjamin dengan baik pembangunan sarana dan prasarana kesehatan di perbatasan ini, dan semua ini memang sebuah perencanaan yang sudah ditetapkan, sehingga saya berharap agar pada bulan November 2017 ini bisa diresmikan,” harap Bupati.

Sementara Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang saat ditemui secara terpisah, H Rachmat Aseng mengatakan pembangunan puskesmas Merakai Kecamatan Ketungau Tengah ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus Afirmasi tahun anggaran 2017.

“Pembangunan ini menelan biaya Rp8,4 milyar rupiah, dan saat ini pembangunan sudah sampai pembangunan pilar-pilar tiang gedung puskesmas, diharapkan dan ditagetkan pada November 2017 ini bisa selesai dan diresmikan oleh Bupati Sintang,” tukas Aseng. (Sg)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY