Bupati Sintang, Jarot Winarno, Saat Meninjau Pelaksanaan UNBK di SMKN 1 Sintang (Foto: Hms)

KalbarOnline, Sintang – Bupati Sintang, Jarot Winarno meninjau langsung pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMKN 1 Sintang, Jalan MT Haryono KM 8 Sintang, Senin (2/4).

Selain SMKN 1 Sintang, pelaksaan UNBK juga dilaksanakan SMK Muhammadiyah Sintang dan SMK Budi Luhur.

Tak sendirian, Bupati Jarot didampingi Asisten Administrasi Umum, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Satpol PP, Kepala BPBD, Kepala Bagian Humas & Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, melihat langsung bagaimana proses berjalannya UNBK tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jarot menyampaikan pesan Presiden bahwa ada 3 (tiga) variabel untuk mengembangkan dan memajukan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Jadi ada tiga variabel, yang pertama adalah investasi, yang kedua ekspor barang, dan yang ketiga adalah vokasi,” kata Bupati.

Untuk variabel investasi dan ekspor, dijelaskan Bupati, Pemerintah harus memberikan kemudahan untuk berinvestasi.

“Yang bisa satu jam, satu jam kita berikan, jangan lama-lama proses investasinya, setelah itu kalau ada investasi pasti ada produknya, kalaulah produk tersebut bisa diekspor keluar pasti bagus, seperti contohnya, kayu karet tua, dan sawit CPO harus diberikan perhatian lebih,” jelasnya.

Poin yang ketiga yakni vokasi, menurut Bupati menjadi poin paling penting, dimana para anak-anak harus terampil.

“Jadi yang paling penting ini adalah yang ketiga yaitu vokasi, jadi biarkanlah putra-putri daerah kita ini semuanya memiliki jiwa yang terampil, siap bekerja dan mampu diserap ke beberapa industri, soal vokasi ini, jagoan kita adalah SMK, dimana SMK ini merupakan pelopor generasi muda untuk bisa bekerja, ini penting buat saya dalam hal meninjau pelaksanaan UNBK ke SMK ini,” tukas Bupati.

Sementara, Kepala SMKN 1 Sintang, Maria Victoria mengungkapkan, bahwa pelaksanaan UNBK ini dilaksanakan selama 4 hari yang dibagi menjadi 3 sesi.

“Jadi setiap satu harinya itu dibagi menjadi tiga sesi, seperti hari pertama ini, mata ujiannya adalah Bahasa Indonesia dibagi menjadi tiga sesi dengan jumlah laboratorium di SMKN 1 Sintang ini sebanyak 5 ruang,” paparnya.

Maria Victoria menambahkan bahwa peserta UNBK di SMKN 1 Sintang ini sebanyak 550 peserta.

“UNBK di SMKN 1 Sintang peserta laki-laki sebanyak 404 orang dan peserta perempuan sebanyak 146 orang, dengan jumlah jurusan ada 14 jurusan,” rincinya.

Diketahui, pelaksanaan UN akan dimulai dari SMK, yang diselenggarakan pada 2 April hingga 5 April. Selanjutnya UN bagi SMA/MA dilaksanakan pada 9 hingga 12 April dan UN susulan SMK/SMA/MA pada 17 April hingga 18 April. (Sg/Hms)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY