Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, Beserta Sejumlah Jajaran, Mendampingi Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita, Meninjau Pasar Tengah Pontianak (Foto: Jim Hms)
Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, Beserta Sejumlah Jajaran, Mendampingi Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita, Meninjau Pasar Tengah Pontianak (Foto: Jim Hms)

Decky: Kalau tidak ikuti aturan kita tipiring

KalbarOnline, Pontianak – Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Tengah, Hasby Asy Decky mengungkapkan bahwa, sejauh ini sekitar 960 blok di Pasar Tengah sudah penuh diisi oleh para pedagang, meskipun masih ada pedagang yang tidak melakukan aktivitas di kios dan lebih memilih berjualan kaki lima.

“Saat ini sudah 95 persen PKL Pasar Tengah menempati kiosnya dilantai dua. Kita dari tim gabungan sering sidak PKL di pasar ini. Jadi intinya kalau mereka tidak mengikuti peraturan yang ada otomatis akan kita tipiring,” ungkapnya.

Menurutnya, mayoritas pedagang sejauh ini sudah mengerti, karena aturan dilarangnya berjualan di jalan dan para pedagang harus menempati kiosnya dami kebaikan bersama.

Sementara adanya beberapa kios yang masih tutup di lantai dua, sudah ada pemiliknya, itu, lanjutnya, diperuntukan bagi PKL yang ada di Jalan Asahan.

“Mereka berjualan di bawah, tempatnya di pakai untuk gudang. Tapi mereka sekarang sudah mulai aktif untuk berjualan diatas. Alasan mereka yaitu tidak laku tapi yang namanya rezeki kan sudah diatur, biar pun bagaimana kita punya niat untuk berdagang, maka rezeki akan datang,” tukasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini Pemerintah Kota Pontianak sedang membangun kembali kawasan Indragiri dan Bukit Timah.

“Apabila telah selesai maka jumlah kios akan bertambah sekitar 80 unit,” tandasnya. (Fai)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY