Bupati Sekadau, Rupinus, Saat Mengunjungi Keluarga Korban Gigitan Anjing Rabies di RSUD Sekadau, Sekaligus Melepas Kepulangan Jenazah ke Desa Asalnya (Foto: Mus/Hms)
Bupati Sekadau, Rupinus, Saat Mengunjungi Keluarga Korban Gigitan Anjing Rabies di RSUD Sekadau, Sekaligus Melepas Kepulangan Jenazah ke Desa Asalnya (Foto: Mus/Hms)

KalbarOnline, Sekadau – Bupati Sekadau, Rupinus meminta dinas terkait terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk pemberian Vaksin anti rabies (VAR).

“Kita Tidak ingin terulang kasus bocah meninggal akibat rabies, untuk itu Dinas terkait harus terus memberikan sosialisasi wabah rabies dan melakukan vaksin,” tegasnya.

Mengenai kasus bocah di Sunsong yang meninggal akibat rabies terlambat ditangani, dirinya menegaskan bahwa sudah meminta dinas terkait turun ke lapangan untuk melakukan vaksin, terutama di Desa Sunsong, Kecamatan Sekadau Hulu dan wilayah Kabupaten Sekadau lainnya.

“Jangan ada lagi kasus seperti ini terulang kembali. Sosialisasi wabah rabies oleh petugas sudah dilaksanakan di Desa Sunsong. Bahkan langsung ditindaklanjuti dengan vaksinasi semua anjing yang dimiliki oleh warga,” tuturnya.

Namun, orang nomor satu di Bumi Lawang Kuari ini juga mengungkapkan bahwa kendala yang dihadapi pihaknya yakni masih ada warga yang tidak mau hewan peliharaannya itu divaksin.

“Kita minta masyarakat yang memiliki hewan peliharaan agar divaksin. Sebab tidak menutup kemungkinan kasus rabies ini kembali terulang jika tidak segera ditangani. Itu dia dengan dilakukan vaksin,” imbuhnya.

Diketahui, sebanyak 6.888 vaksin hewan penular rabies (HPR) disiapkan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sekadau.

Sementara sebanyak 70 vial vaksin anti rabies (VAR) tersedia di Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sekadau.

Mengenai puluhan lainnya sudah didrop ke Puskesmas. Upaya antisipasi penyebaran rabies terus dilakukan Pemkab Sekadau. (Mus)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY