Wali Kota Pontianak, Sutarmidji Saat Membuka Manasik Haji Massal Tingkat Kota Pontianak (Foto: Jim Hms)
Wali Kota Pontianak, Sutarmidji Saat Membuka Manasik Haji Massal Tingkat Kota Pontianak (Foto: Jim Hms)

650 Jamaah Calon Haji Ikuti Manasik Massal

KalbarOnline, Pontianak – Sebanyak 650 jamaah calon haji Kota Pontianak yang akan menunaikan ibadah haji ke tanah suci mengikuti manasik haji massal tingkat Kota Pontianak di Aula Masjid Raya Mujahidin, Selasa (25/7).

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji membuka secara resmi manasik haji massal. Ia berpesan kepada seluruh jamaah calon haji, supaya mengikuti proses manasik haji dengan tekun hingga selesai meskipun ada yang pernah mengikuti umroh atau naik haji.

“Saya minta jamaah calon haji mendengarkan saran-saran yang disampaikan para pembimbing manasik haji,” ujarnya.

Selain itu, Wali Kota dua periode ini juga berpesan supaya para jamaah calon haji lebih bersabar dan disiplin dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan haji, termasuk menjaga kesehatan dan selalu mengikuti arahan pembimbing haji.

“Pesan saya, jangan belanja apapun sebelum selesai menunaikan seluruh rukun ibadah haji, terkadang belum selesai ibadah haji tas sudah penuh dengan belanjaan dan kekhusukan ibadah hajinya hilang,” ucapnya mengingatkan.

Tak hanya kepada jamaah calon haji, ia pun mengingatkan para pembimbing maupun kelompok jamaah calon haji untuk memperhatikan jamaahnya dan bisa mengarahkan jamaah sesuai dengan aturan.

“Pahami karakter jamaah yang dipimpinnya,” tutur Sutarmidji.

Kepala Kantor Kemenetrian Agama (Kemenag) Kota Pontianak, Jawani menjelaskan, tahun ini ada 650 jemaah calon haji yang berangkat naik haji, terdiri dari 260 jemaah haji laki-laki dan 390 jemaah haji perempuan. 650 jemaah calon haji Kota Pontianak terbagai dalam lima kloter yakni kloter 12,13,14,15 dan 16.

“Insha Allah seluruh jemaah calon haji asal Kota Pontianak akan berangkat pada tanggal 10 Agustus 2017,” jelasnya.

Sebelum diberangkatkan menuju Mekkah, seluruh jemaah calon haji terlebih dahulu menjalani sesi manasik haji yang sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu dan yang terakhirnya manasik haji masal.

“Kita memberikan latihan sesuai dengan regulasi yang ada dari tingkat Kecamatan yang dilakukan Kantor Urusan Agama (KUA) setempat dan yang terakhir manasik haji masal di Masjid Raya Mujahidin,” katanya.

Dengan manasik haji diharapkan seluruh jemaah calon haji bisa benar-benar siap secara fisik dan siap secara rohani yang tergambarkan pada pemahaman tata cara menunaikan ibadah haji yang benar. Dari 650 jemaah calon haji yang akan menunaikan ibadah haji, rata-rata didominasi jemaah calon haji yang lanjut usia (lansia) dengan umur paling tertua 93 tahun dan jemaah calon haji termuda berusia 18 tahun. (Fat/Jim Hms)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY