Bupati Sekadau, Rupinus, Saat Memberikan Sambutannya, Pada Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Kalbar (Foto: Mus)
Bupati Sekadau, Rupinus, Saat Memberikan Sambutannya, Pada Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Kalbar (Foto: Mus)

KalbarOnline, Sekadau – SMK Amaliyah menjadi sekolah perwakilan Kabupaten Sekadau untuk dinilai oleh tim penilaian lomba sekolah sehat tingkat Provinsi Kalbar. Penilaian tersebut dilakukan pada, Rabu (1/11) pagi.

Bupati Sekadau, Rupinus mengapresiasi kegiatan penilaian lomba sekolah sehat tersebut. Dalam mewujudkan sekolah bersih dan sehat tentunya perlu peran serta semua pihak, baik Siswa, guru hingga masyarakat.

“Termasuk pemilik kantin. Harus menyiapkan tempat sampah, makanan yang dijual bagaimana sehat tidak,” ucap Bupati.

Untuk itu, ia mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam mendukung penilaian sekolah sehat tersebut. Tentunya hal ini untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat dan bersih.

“Kepada tim silahkan dinilai,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan SMK Amaliyah Sekadau, Isnaini mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut. Ia mengatakan, hal ini harus terus-menerus dilakukan khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Untuk prestasi SMK Amaliyah bahkan sudah ketingkat nasional. Pada prinsipnya kami sangat mensuport dengan keberagaman yang ada di SMK Amaliyah Sekadau,” tuturnya.

Pihaknya, kata dia, akan menerima apapun hasilnya. Isnaini berharap, untuk kebersihan tidak cukup sampai disitu saja, melainkan terus menerus dilakukan.

“Apa yang kurang tentunya menjadi perbaikan untuk kedepannya,” kata dia.

Ditempat yang sama, perwakilan Tim Penilaian Lomba Sekolah Tingkat Provinsi Kalbar mengatakan, pihaknya sudah menilai sekolah dilima kabupaten diantaran Ketapang, Kayong Utara, Sintang, Mewali dan Kabupaten Sekadau. Menurutnya, secara umum perlombaan tersebut semakin meningkat dari sisi animo dan kuantitas semakin bertambah.

“Sedangkan kualitasnya semakin kuat. SMK Amaliyah menjadi nominasi yang mewakiki Kabupaten Sekadau untuk dinilai,” jelasnya.

Ia berharap, UKS merupakan pengerjaan keloketif dapat dilakukan secara kontinue dan tidak hanya momen tertentu saja. Selain itu, kata dia, Puskesmas diharapkan selalu mendampingi sekolah yang sudah memiliki UKS.

“Nanti dalam penilaian akan langsung disampaikan apa-apa saja yang kurang,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sekadau, Kristina Rupinus, Kepala Dinas Pendidikan, Djemain Burhan, Kepala Disporapar, Paulus Misi, Camat Sekadau Hilir dan jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Sekadau. (Mus)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY