KalbarOnline, Sintang – Pelaksanaan Sail Karimata 2016 di Pantai Pulau Datuk Kabupaten Kayong Utara pada 12-15 Oktober 2016 akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Kementerian Perdagangan, Kementerian Pariwisata serta Pemprop Kalbar sudah mendorong agar seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Barat untuk ikut berpartisipasi dalam Sail Karimata tersebut.

Pemerintah Kabupaten Sintang menyatakan siap berpartisipasi pada acara Sail Karimata 2016. Guna memantapkan keikutsertaan Pemkab Sintang tersebut, Sekretaris Daerah Yosepha Hasnah memimpin rapat persiapan pada Selasa, 4 Oktober 2016 di Ruang Rapat Sekretaris Daerah. “saya ingin Sintang lebih menonjolkan pariwisata hutan dan alamnya karena Kayong Utara pasti lebih menonjolkan wisata lautnya.

Untuk itu, tim yang dipimpin Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu bisa mempersiapkan keikutsertaan Pemkab Sintang dengan baik serta mampu memanfaatkan even nasional tersebut sebaik-baiknya untuk kepentingan Kabupaten Sintang. Bapak Bupati Sintang sudah dipastikan hadir pada acara puncak Sail Karimata pada 15 Oktober 2016, pada saat Bapak Presiden RI hadir disana” pinta Yosepha Hasnah.

Hendrika Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu menyatakan sudah menyiapkan materi yang akan dipromosikan selama empat hari pelaksanaan Sail Karimata. “Posisi stand Pemkab Sintang juga persis di depan pintu masuk utama arena Sail Karimata Expo.

Sehingga saat Bapak Presiden RI dan rombongan meninjau stand peserta Sail Karimata, maka rombongan akan langsung meninjau stand Kabupaten Sintang. Kita akan mempromosikan berbagai potensi daerah baik potensi pariwisata dan investasi di Sintang kepada seluruh pengunjung Sail Karimata. Sebagai informasi, pada Tahun 2017 nanti, kami akan menyelenggarakan Kelam Festival” terang Hendrika.

Sri Rosmawati Kabid Promosi dan Kerjasama BPMPTSP menjelaskan guna menarik pengunjung ke stand Sintang, pihaknya sudah mendesain stand yang agak unik yakni miniatur bukit kelam di bagian depan stand. Kita akan menonjolkan bukit kelam selain brosur, CD, pamflet, serta produk unggulan lainnya.

“Kami juga akan memutar video tentang Bukit Kelam dan Danau Jemelak yang gambarnya diambil dengan menggunakan drone, lengkap dengan narasinya. Keberangkatan tim pada 10 oktober 2016, kami terus berkomunikasi dengan event organizer di Kayong Utara”terang Sri Rosmawati.

Wawan Aliyunan Pelaksana Tugas Kepala Bappeda menyarankan agar tim Pemkab Sintang bisa menampilkan peta Kabupaten Sintang yang berbatasan dengan Malaysia dan peta Bukit Kelam. “sehingga pengunjung memiliki gambaran mengenai Sintang dan Bukit Kelam” terang Wawan Aliyunan.

Veronika Ancili Kepala BP4KP menjelaskan akan mendukung penyediaan materi dan informasi yang diperlukan. “Kalau perlu siapkan kuliner khas sintang yang bisa dilihat bahkan dicicipi oleh rombongan Bapak Presdien RI” saran Veronika Ancili.

Blasius dari Disperindagkom Dan UKM menjelaskan bahwa pihaknya sudah disurati Disperindagkop dan UKM Propinsi Kalimantan Barat untuk mengirim peserta lomba tenun ikat se Kalimantan Barat. “Kami sudah kirim peserta kita sebanyak lima jenis tenun ikat, semuanya masuk nominasi, bahkan nomor handphone dan KTP tiga pengrajinnya sudah diminta Pemprop Kalbar. Informasinya yang juara pertama diharuskan memperagakan cara menenun dihadapan Presiden RI. Mudah-mudahan salah satu dari lima pengrajin bisa juara” terang Blasius.

Pinarto dari Disporaparekraf menyarankan agar lebih memperbanyak publikasi potensi pariwisata serta faktor pendukungnya seperti hotel, bandara dan transportasi lainnya. Samsul Hadi Kadispertamben mendukung penguatan promosi pariwisata serta potensi investasi yang ada. “Jangan lupa siapkan handbucket dan sal untuk diberikan kepada Presiden RI dan Ibu Negara saat mengunjungi stand Sintang” pesa Samsul Hadi. (Sg)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY