KalbarOnline, Sintang – Hari Olahraga Nasional yang jatuh pada tanggal 9 September 2016 pada tahun ini berusia ke-33 tahun, Bupati Sintang langsung memimpin upacara peringatan HAORNAS tingkat Kabupaten Sintang, di Gedung Olaharaga Apang Semangai, Jumat (9/9).

Rangkaian pertandingan dan perlombaan dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional di Kabupaten Sintang telah dilaksanakan sejak tanggal 26 Agustus 2016 dan berakhir pada tanggal 5 September 2016, dengan berbagai jenis pertandingan dan perlombaan yang dipertandingkan seperti, sepakbola antar instansi pemerintahan, bola voli, tenis meja, bulu tangkis, basket, senam dangdut kreasi, cheerleaders tingkat pelajar, dan umum, hal tersebut diungkapkan oleh Plt.Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata Ekonomi Kreatif, Syarifudin.

“selain itu juga kegiatan memperingati HAORNAS di Kabupaten Sintang mengangkat tema, “ayo olahraga untuk Indonesia Sehat dan Produktif” dengan demikian peringatan HAORNAS ini bertujuan untuk meningkatkan pembinaan prestasi olahraga dan mengoptimalkan pemeliharaan sarana dan prasarana olahraga milik Pemerintah Kabupaten Sintang serta berupaya meningkatkan pembudayaan olahraga masyarakat dan rekreasi di Kabupaten Sintang.” Tutur Syarifudin.

Sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang dibacakan langsung oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan, Peringatan HAORNAS XXXIII 2016 tanggal 9 september 2016 merupakan salah satu saat-saat yang penting bagi dunia olahraga indonesia, serta momentum yang sangat tepat mengisi pembangunan olahraga melalui pembudayaan olahraga dan peningkatan prestasi olahraga. selanjutnya melalui olahraga rekreasi dan olahraga pendidikan kita perbesar basis-basis calon olahragawan potensial dan berbakat untuk memperkuat pondasi bangunan keolahragaan nasional yang berdaya saing. kata jarot

“Budaya berolahraga tidak dapat tumbuh secara instan tetapi harus melalui proses yang berjenjang dan berkesinambungan, dimulai dari lingkungan terkecil sampai komunitas masyarakat yang lebih besar. Oleh karena itu, sangat diperlukan peran serta keluarga dengan menerapkan pola hidup aktif dalam aktivitas sehari-hari. Secara institusional dukungan aktivitas dari aparatur pemerintahan mulai dari RT, RW, Desa sampai ketingkat pemerintahan kabupaten/ kota, pemerintah provinsi hingga tingkat Pemerintah Pusat sangat diperlukan laagkali nyata dalam menggerakkan, memfasilitasi, dan mengedukasi masyarakat kiia agar memahami arti pentingnya berolahraga dalam kehidupannya sehari-hari.”Ungkapnya

Pada kesempatan ini pula saya mengajak kepada seluruh aparatur sipil yang mengurusi bidang olahraga di provinsi dan Kabupaten/Kota untuk menggelorakan dan menyemarakkan ‘AYO OLAHRAGA” sampai lingkungan terkecil sehingga tercapai masyarakat yang sehat dan produktif. Tantangan dan persaingan olahraga Indonesia ke depan semakin penuh persaingan dan akan sulit dicapai tanpa kerja keras kita semua untuk mengedepankan pembinaan karakter yang positif, dan kebersamaan dalam persaingan yang sehat serta bebas doping. Oleh karena itu, martial kita bersama-sama membina keolahragaan nasional dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas olahraga sesuai kebijakan Bapak Presiden Republik Indonesia dalam program prioritas Revolusi Mental. Tambah Jarot.

Sambung Jarot, dalam rangka pembangunan Olahraga Prestasi, mari kita optimalkan pembinaan yang berjenjang dan berkesinambungan mulai dari usia dint hingga berpuncak pada pembinaan usia emas dengan tersedianya sarana/ prasarana dan sumber daya manusia keolahragaan yang cukup serta mengedepankan pendekatan sport science yang tepat dan progresif. (Sg)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY