KalbarOnline, Pontianak – Teka-teki soal andil PDIP di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Barat 2018 terjawab sudah.

Partai berlambang banteng moncong putih ini memutuskan mengusung pasangan Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot menuju Pilgub Kalimantan Barat. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang disiarkan langsung disejumlah stasiun tv nasional di DPP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (7/1) kemarin.

“Pasangan calon Kepala Daerah Provinsi Kalimantan Barat saya menetapkan, calon Gubernur adalah Karolin Margret Natasa, dan sebagai calon Wakil Gubernur adalah Suryadman Gidot,” ucapnya.

Megawati mengatakan, Karolin, saat ini ia tugaskan sebagai Bupati Kabupaten Landak yang dalam pilkada tahun lalu berhasil meraup suara mencapai 96,62 persen. Kemudian Karolin pada Pileg 2009 dan 2014 sebagai Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Barat berhasil memperoleh suara tertinggi se-Indonesia.

“Karolin ini kecil-kecil cabe rawit. Sudah lama di PDIP, sekarang menjadi Bupati Kabupaten Landak. Ayahnya Gubernur dua periode di Kalbar, pak Cornelis. Jadi Karolin ini, Cornelis perempuan. Lebih galak daripada bapaknya (Cornelis). Pernah pada waktu Karolin ini sedang hamil, ikut kampanye, turun naik panggung, saya yang panic, karena masa kehamilannya sudah hampir waktunya,” kenang Mega.

Sementara mengenai Suryadman Gidot, dia mengatakan, karir politiknya berawal sebagai anggota DPRD Kabupaten Bengkayang pada tahun 1999, berlanjut sebagai Wakil Bupati Bengkayang pada tahun 2005, dan sampai saat ini sebagai Bupati Bengkayang dua periode.

Keputusan yang diambil Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ini, sekaligus memupuskan keinginan kuat pesaing Karolin yang juga merupakan kader PDIP menuju Pilgub Kalbar yakni Lasarus.

Keinginan kuat Lasarus pupus, setelah Mega lebih memilih Karolin melenggang maju di Pilgub Kalbar 2018.

Karolin Margret Natasa, mengucapkan terima kasih atas semua doa, dukungan dan kepercayaan kepada dirinya dan Suryadman Gidot untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Kalbar dan Wakil Gubernur Kalbar periode 2018-2023.

“Terutama Ibu Megawati Soekarnoputri dan rekan-rekan, partai yang telah mendukung serta masyarakat Kalimantan Barat. Saat ini langkah kita semakin jelas. Perjuangan masih panjang, mari rapatkan barisan untuk menuju Kalbar yang semakin baik. Semoga Jubata (Tuhan) memberkati perjuangan kita,” tandasnya. (Fai)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY