Sekda Kabupaten Kapuas Hulu, Ir H Muhammad Sukri Beserta Rombongan Saat Melakukan Safari Ramadhan di Kecamatan Jongkong (Foto: Ist)
Sekda Kabupaten Kapuas Hulu, Ir H Muhammad Sukri Beserta Rombongan Saat Melakukan Safari Ramadhan di Kecamatan Jongkong (Foto: Ist)

Soroti Permasalahan Sampah Hingga Izin Galian C

KalbarOnline, Kapuas Hulu – Setiap Bulan Suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu aktif menggelar kegiatan Safari Ramadhan ke tiap kecamatan di Kapuas Hulu.

Agar semua kecamatan dapat dikunjungi, Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir beserta jajaran, Sekda Kapuas Hulu Ir H Muhammad Sukri membentuk tim (rombongan) Safari Ramadhan berbeda. Momen tersebut digunakan untuk melihat serta menyerap aspirasi masyarakat.

Pada Minggu (4/6) kemarin, rombongan Safari Ramadhan, Sekda Ir H Muhammad Sukri mengunjungi Masjid Al-Huda, Desa Jongkong Kanan Kecamatan Jongkong.

“Tujuan safari Ramadhan ini dilakukan agar Pemda semakin dekat dengan masyarakat dan mengetahui keadaan sesungguhnya desa-desa dan kota kecamatan. Nantinya akan dicarikan solusi untuk memecahkan berbagai permasalahan,” tukas Sukri seperti yang KalbarOnline lansir dari Pontianakpost.co.id.

Sukri menegaskan, Pemkab telah berkomitmen untuk membangun seluruh desa dan kecamatan se- Kapuas Hulu.

“Dengan turun langsung seperti ini, kami jadi tau kondisi sebenarnya dilapangan,” ujarnya.

Sekda menjelaskan, untuk Safari Ramadhan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika tahun-tahun sebelumnya Safari Ramadhan Pemda hanya satu rombongan saja yang dipimpin oleh Bupati.

Sekarang sudah dipecah menjadi dua rombongan, satu rombongan dipimpin oleh Bupati dan satu rombongan di pimpin Sekda. Dengan dipecah menjadi dua rombongan, lebih banyak desa dan kecamatan yang dapat dikunjungi.

“Dari pantuan kami dilapangan, ada beberapa permasalahan di Kecamatan Jongkong yang mesti segera diselesaikan yakni masalah semerautnya dermaga,” jelasnya.

Selain itu, Sekda juga menyoroti terkait banyaknya sampah yang ada disekitaran lanting-lanting Sungai Kapuas dan membludaknya jumlah pengunjung di pasar Senin-Kamis.

“Saya minta kepada Camat untuk segera mencarikan solusi dari permasalahan tersebut, intinya Pemda siap membantu,” jelasnya.

Kedepan, lanjut Sekda, antara terminal dan dermaga bongkar muat barang harus dipisahkan, agar tidak semeraut.

Melalui Dinas Perhubungan nanti akan dibangun terminal baru di Jongkong.

“Semua masalah yang ada di Jongkong harus segera diatasi mulai dari sekarang,” tegasnya.

Sekda juga mengatakan, Kapuas Hulu saat ini jadi perhatian serius pemerintah pusat. Karena berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia.

“Bila mengajukan bantuan sangat mudah diberikan Pemerintah Pusat,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut Sekda menyampaikan Pembangunan Jalan Kecamatan Jongkong-Simpang Batu Temenang sudah dianggarkan oleh Pemda sebesar Rp15 milyar. Hanya saja saat ini belum bisa ditenderkan karena masih tersangkut masalah galian C. Termasuk Jalan Menendang-Mawan sudah dianggarkan.

“Masalah di Kapuas Hulu tidak ada kontraktor yang memiliki izin galian C,” pungkasnya. (Ishaq)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY