Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir Saat Meresmikan Pasar Muara Tepuai Yang Ditandai Dengan Pemotongan Pita (Foto: Ist)
Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir Saat Meresmikan Pasar Muara Tepuai Yang Ditandai Dengan Pemotongan Pita (Foto: Ist)

Untuk Pengembangan Perekonomian Masyarakat di Kecamatan Hulu Gurung

KalbarOnline, Kapuas Hulu – Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir bersama istrinya Erlinawati Nasir, yang juga merupakan Anggota DPRD Kapuas Hulu, meresmikan langsung Pasar Muara Tepuai, di Desa Tepuai, Kecamatan Hulu Gurung, pekan lalu.

Peresmian tersebut ditandai dengan memotongan pita oleh Nasir didampingi Camat Hulung Gurung, beberapa kepala SKPD Pemerintah Kapuas Hulu, dan disaksikan oleh masyarakat setempat.

Usai memotongkan pita, Bupati bersama rombongan langsung meninjau pasar yang baru tersebut, dan mengobrol dengan pedagang di pasar.

Terlihat beberapa SKPD membeli sayur, dan begitu juga istri Bupati Erliwati Nasi cukup banyak belanja syaur, dan saling mengobrol dengan para pedagang tersebut.

Hal sama dengan Bupati, berbincang langsung kepada pedagang, dan diajak masyarakat dan para pedagang berfoto bersama.

“Kita harap pasar yang telah diresmikan ini, dikelola dengan baik untuk mengembangkan perekonomian masyarakat Kecamatan Hulu Gurung,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Bupati, kebersihan harus tetap dijaga dengan baik. Karena kalau tak dijaga maka, pasar nantinya akan terlihat kumuh, dan masyarakat tidak mau belanja di pasar.

“Saya minta semuanya harus menjaga dengan baik,” ujarnya.

Sementara Kabid Perdagangan, Dinas Kopresi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu, Ilhamsyah Ugen menyatakan bangunan Pasar Muara Tepuai itu selesai sejak tahun 2016 kemarin. Menggunakan dana alokasi khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat.

“Kalau besarnya anggaran DAK untuk membangun pasar ini, saya kurang tahu. Karena bukan bagian saya yang membangunnya,” tukasnya.

Terkait masalah distribusi jelas Ilhamsyah, UPT yang pengelola pasar. Sedangkan lapak di Pasar Muara Tepui sebanyak 33 lapak.

“Semuanya telah penuh, maka diharapkan para pedagang bisa menjual hasil sumber daya alam seperti syaur, ikan dan sebagainya,” tuturnya.

Selain itu Ilhamsyah juga meminta, pedagang dan masyarakat setempat untuk sama-sama menjaga pasar terutama masalah kebersihan, supaya pasar terlihat bersih dan nyaman saat dikunjungi.

“Kalau kotor buat orang malas ke pasar,” pungkasnya. (MHZ/Ishaq)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY