KalbarOnline, Kapuas Hulu – Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero secara simbolis meresmikan Gedung Serba Guna Panglima Belayong, di Desa Janting, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (18/11).

Hadir juga mantan Bupati Kabupaten Landak, Adrianus Asia Sidot, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, para pimpinan SKPD dilingkungan Pemda Kapuas Hulu, Camat Badau, dan para anggota forum koordinasi pimpinan kecamatan badau.

Antonius menyatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi semangat masyarakat Desa Janting dan sekitarnya, dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis, dan penuh kekeluargaan.

“Tentunya akan mempermudahkan kita dalam pelaksanaan berbagai aktivitas sosiasl budaya, dan interaksi masyarakat lainnya,” ujarnya seperti dilansir dari Tribun Pontianak.

Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia, Wabup meminta, masyarakat Kapuas Hulu yang tinggal diwilayah perbatasan harus terus meningkatkan sumber daya manusia, agar bisa mengikuti geliat perkembangan global yang tak terbendung.

“Persaingan global menuntut kita untuk aktif, dan kreatif dalam memanfaatkan segenap sumber daya yang kita miliki, agar bisa bernilai ekonomis dan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat,” paparnya.

Ia mengharapkan, dengan adanya gedung serba guna ini agar seluruh masyarakat dapat memanfaatkan secara optimal, tidak hanya untuk kegiatan musyawarah dan acara ada saja, akan tetapi dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seni budaya, maupun kegiatan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kita juga terus berupaya membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, maka yang perlu kita perhatikan adalah, bagaimana menjaga semangat kebersamaan, dan hidup berdampingan secara damai dengan berbagai macam suku, agama dan ras, yang kesemuanya merupakan aset bangsa terus kita jaga dan rawat,” pintanya.

Orang nomor dua di Bumi Uncak Kapuas ini juga berharap, kepada seluruh komponen masyarakat untuk terus membangun semangat kebersamaan, kekeluargaan, koordinasi dan komunikasi serta sinergitas antar semua komponen bangsa, baik itu antara sesama warga maupun dengan aparatur pemerintah, mulai dari tingkat desa, kecamatan, bahkan tingkat kabupaten.

“Hal ini penting dilakukan oleh kita semua, agar setiap kegiatan dan kebijakan yang ada dalam masyarakat dapat terlaksana dengan baik, dan situasi serta tatanan kehidupan masyarakat menjadi lebih dinamis dan harmonis,” tandasnya. (Haq)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY