Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, Saat Melakukan Pemancangan Tiang Pertama Menandai Dimulainya Pembangunan Duplikasi Jembatan Landak (Foto: Jim Hms)
Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, Saat Melakukan Pemancangan Tiang Pertama Menandai Dimulainya Pembangunan Duplikasi Jembatan Landak (Foto: Jim Hms)

Pemancangan Tiang Pertama Menandai Dimulainya Pembangunan

KalbarOnline, Pontianak – Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Balai Besar 11 Banjarmasin, Herlan Hutagaol menjelaskan, duplikasi Jembatan Landak ini termasuk pembangunan multiyears.

Perencanaan pendanaan selama tiga tahun tetapi untuk menunjang percepatan pembangunan diupayakan fisiknya akhir tahun, yakni Desember 2018 sudah bisa selesai.

“Akhir tahun 2018 kita rencanakan rangkanya sudah selesai sepanjang tidak ada kendala, hitungan kita akan kita usahakan. Tapi ya namanya manusia berencana tetap Tuhan yang menentukan,” tuturnya.

Herlan menambahkan, rencana kontrak pembangunan tetap tiga tahun. Pihaknya berupaya melakukan percepatan agar tahun 2019 sudah selesai. Untuk rangka bagian atas, kata dia, sudah ada di Kementerian sebab sudah ada perhitungannya supaya sama.

“Kalau jembatan yang agak berbeda itu memang di bangunan bawahnya sebab setiap sungai ada karakteristiknya sendiri, misalnya tanah punya lapisan yang berbeda di setiap sungai,” imbuhnya.

Untuk Sungai Landak, lanjut Herlan, karakteristik tanahnya minimal memerlukan dua sambung yakni 24 meter untuk pondasi. Angka itu dikatakannya nilai minimal. Sebab masih membutuhkan uji atau tes Pile Driving Analyzer (PDA). Dua hari mendatang pihaknya akan melakukan tes tersebut.

“Dengan tujuan benar atau tidak masuknya sampai di mana. Itu pasti kita tes, takutnya disini kan tanahnya lunak, dikuatirkan bergeser,” pungkasnya. (Fat)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY