Ketua Asosiasi PSSI Mempawah, Rahmad Satria Saat Memberikan Dukungan Langsung Kepada Tim Persiwah Mempawah U-17 (Foto: Ist)
Ketua Asosiasi PSSI Mempawah, Rahmad Satria Saat Memberikan Dukungan Langsung Kepada Tim Persiwah Mempawah U-17 (Foto: Ist)

KalbarOnline, Mempawah Dalam laga perebutan Piala Suratin yang diikuti tim sepak bola usia 17 (U-17) se Kalimantan Barat yang diselenggarakan di Kabupaten Mempawah akan memasuki babak final.

PS Sekadau dan Gabsis Sambas memastikan diri lolos ke babak final, setelah berlaga pada babak semifinal kemarin, di Stadion Opu Daeng Manambon Mempawah, Rabu (19/7).

Kedua tim ini akan bertemu di laga final pada Jumat (21/7).

Sebelumnya di laga pertama mempertemukan kesebelasan U-17 Gabsis Sambas VS kesebelasan U-17 Persiwah Mempawah yang diakhiri dengan skor 4-2 untuk kemenangan U-17 Gabsis Sambas, sehingga menjadikan Gabsis Sambas tim pertama lolos ke babak final.

Sementara pada laga kedua mempertemukan kesebelasan U-17 PS Sekadau VS kesebelasan U-17 PS Sanggau, pertandingan berjalan dengan seru antara kedua tim sehingga PS Sekadau berhasil memenangkan laga melawan PS Sanggau dengan skor akhir 4-3.

Pada laga pertama semifinal, akhirnya Persiwah Mempawah mengakui keunggulan dari Gabsis Sambas hingga akhir babak pertandingan dengan skor 4-2.

Dengan demikian, Gabsis Sambas tim pertama yang memastikan diri untuk lolos ke babak final. Adalah masing-masing pemain Satrio pemain bernomor punggung 15 berhasil membobol gawang Persiwah pada menit ke -1, kemudian disusul oleh gol M Halim pemain bernomor punggung 17 pada menit ke-34.

Babak pertama berakhir dengan keunggulan Gabsis. Tak mau kalah, gol kembali berhasil dicetak oleh Zidan pemain nomor punggung 11 yang kembali membobol gawang Persiwah pada menit-62 dan ditambah kembali oleh Satrio pada menit ke-83.

Tak ingin tertinggal jauh, pemain Persiwah kembali melancarkan serangan balik dan berhasil memperkecil ketertinggalan dengan gol yang berhasil dicetak oleh Rizza P pemain bernomor punggung 7 pada menit ke-85.

Meski masih jauh tertinggal, pemain masih tak mau menyerah dan akhirnya berhasil mencetak gol kembali pada tendangan pemain bernomor punggung 90 yakni Saweda pada menit ke-90.

Ketua PSSI Kabupaten Sambas, Sunaryo mengaku sangat bangga dengan perolehan yang diraih oleh Tim sepak bola usia 17 (U-17) yang berhasil memastikan diri ke babak final.

“Tentunya ini hasil yang membanggakan masyarakat kabupaten Sambas khususnya pecinta sepakbola,” ucapnya.

Terlebih dikatakannya, piala Suratin ini sudah lama tidak dilaksanakan, hingga akhirnya dalam kesempatan ini, Gabsis bisa menembus final.

“Maka kita harapkan doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Sambas, mudah-mudah Sambas dapat meraih hasil yang membanggakan untuk mewakili Kalbar,” ujarnya.

Maka untuk menghadapi final ini, pihaknya akan terus mempersiapkan diri melakukan pembinaan.

Tak hanya itu, dalam persiapan menghadapi final, mereka akan menjaga kondisi pemain agar dalam kondisi fit dan siap bertanding.

“Oleh karena itu, harapan dari manager dan pelatih akan selalu kita sampaikan kepada anak-anak kita yang tergabung dalam tim sepak bola usia 17 (U-17) Gabsis,” tukasnya.

Sementara pelatih tim sepak bola U-17 Persiwah Mempawah, Ismayuda mengatakan pihaknya mengakui keunggulan permainan dari Gabsis.

“Kita akui Gabsis lebih bagus,” ucapnya.

Hal utamanya yang menjadi kelemahan anak asuhnya adalah mental yang dinilainya belum terlalu siap.

“Anak-anak mental tandingnya belum cukup matang,” imbuhnya.

Namun dikatakannya kegagalan Persiwah lolos dalam babak final piala Suratin bukanlah segalanya, lantaran masih ada harapan untuk kesempatan lain.

“Namun kita persiapkan kedepannya lagi, karena ini masih usia junior,” tuturnya.

Dengan demikian, ia mengaku kelemahan ini akan terus diperbaiki kedepannya.

“Kita tadi lemahnya di mental, kalau permainan berimbang, bahkan penguasaan bola lebih dominan ke kita,” tegasnya.

Mental anak asuhnya yang masih kurang inilah diakuinya lantaran keterbatasan waktu untuk latihan terlebih di potong oleh puasa dan lebaran.

“Sehingga latihan kita kurang optimal,” tandasnya.

Pelatih PS Sekadau (u-17), Romiadi, S.Sos mengaku bahwa pada babak pertama laga melawan PS Sanggau, anak asuhanya bermain kurang sempurna.

“Namun, perjuangan anak-anak tidak lemah, tetap semangat untuk menang, mental untuk menang sangat kuat,” ungkapnya.

Pada babak kedua, sambung Romadi, anak asuhanya merubah pola pemainan yang agresif, sehingga mampu mengalahkan PS Sanggau dengan skor akhir 4-3.

Romadi sangat bangga dengan hasil yang diraih oleh anak asuhannya PS Sekadau (U-17) yang berhasil memastikan masuk ke babak final.

“Hasil yang diraih tidak sia-sia, mempu mengalahkan tim papan atas. Tentu sangat bangga sehingga lolos ke babak final,” ungkap Pelatih.

Laga Final, sambung Romiadi, anak asuhnya sudah siap berhadapan melawan Gabsis Sambas.

“Dengan berbekal pengalaman dan strategi khusus akan kami terapkan saat final nanti,” tutur Romiadi.

Sementara asisten pelatih PS Sekadau, Radon Junaidi, S.Pd berharap kepada warga Sekadau agar dapat menyempatkan diri untuk hadir memberikan semangat, dukungan, dan do’a pada pertandingan final besok, dan mudah-mudahan laga final nanti PS Sekadau mampu memenangkan Piala Suratin ini.

Sementara Komisi Wasit dan Pengawas Pertandingan Piala Suratin, Mulyadi menuturkan untuk final piala suratin akan digelar Jumat (21/7) mendatang.

“Kita akan pastikan final digelar Jumat (21/7),” ungkapnya.

Ia mengatakan setelah pada laga perdana semifinal Gabsis berhadapan dengan Persiwah dimenangkan oleh Gabsis. Maka Gabsis akan menghadapi Sekadau yang berhasil unggul dari Sanggau pada semifinal berikutnya dengan hasil 4-3. (Fai/Muh)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY