BMKG
BMKG

KalbarOnline, Kubu Raya – Siklon Tropis di Australia bernama Tropical Cylone Joyce menerpa sebagian besar wilayah Kalimantan Barat. Hal tersebut, terjadi pada dua hari terakhir yang mengakibatkan daerah pertemuan angin yang memanjang dari pulau Sumatera, Kalimantan Barat hingga laut Jawa, Sabtu (13/1) siang.

“Massa udara dari Samudra Pasifik dan Samudra Hindia di sebelah barat Pulau Sumatera bertemu di sekitar Pulau Sumatera sampai Kalimantan Barat. Pola pertemuan angin itu menyebabkan pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Kalbar. Kelembaban udara yang tinggi juga mendukung proses pertumbuhan awan hujan,” ujar, Sutikno Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio, Pontianak Kubu Raya.

Dikatakannya, kondisi suhu muka laut yang hangat, serta anomali suhu muka laut yang artinya terdapat kenaikan nilai suhu muka laut hingga dari kondisi normalnya di sepanjang perairan sebelah barat Kalbar, menjadikan proses pembentukan awan akan semakin meningkat.

“Wilayah dengan hujan lebat dua hari terakhir ini diantaranya di Kabupaten Sambas, Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Landak, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Kayong Utara, dan Kabupaten Kapuas Hulu. Kejadian hujan sangat tinggi yaitu 212 mm terjadi di wilayah sekitar Stasiun Meteorologi Paloh Kabupaten Sambas pada tanggal 11 Januari 2018,” terang dia.

Sebelumnya BMKG telah mengeluarkan peringatan dini harian pada tanggal 9-10 Januari 2018 yaitu potensi hujan lebat yang bisa memicu terjadinya banjir di pesisir barat Kalimantan Barat pada tanggal 10-11 januari 2018. Selain itu juga mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrim 2 – 3 jam ke depan selama 3 hari terakhir. (ian)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY