Syekh Hussein Jabber, Saat Memberikan Tausyiahnya di Masjid Agung Darunnadjah Putussibau (Foto: Ist)
Syekh Hussein Jabber, Saat Memberikan Tausyiahnya di Masjid Agung Darunnadjah Putussibau (Foto: Ist)

KalbarOnline, Kapuas Hulu – Dalam rangka memperingati, menyemarakkan dan memeriahkan Nuzulul Qur’an, Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Majelis Taqlim Mualaf dan Instansi Vertikal, Ormas Islam, Pengurus Dewan Masjid dan Remaja Masjid se Kabupaten Kapuas Hulu, menggelar Tablig Akbar dengan mendatangkan Imam Besar Masjid Nabawi Madinah, Syekh Husein Jabber, Kamis (31/5).

Tablig Akbar tersebut bertempat di Masjid Agung Darunnadjah Putussibau dengan diawali berbuka puasa bersama, Shalat Magrib, Shalat Isya dan Shalat Tarawih berjamaah.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir, SH, sejumlah Anggota DPRD, Forkopimda, TNI-Polri, sejumlah Kepala SKPD, PHBI, Ormas Islam, Majelis Taqlim Mualaf, Dewan Pengurus Masjid, Remaja Masjid dan ratusan jemaah Masjid Agung Darunnadjah yang hadir.

Imam Besar Masjid Nabawi Syekh Husein Jabber juga akan memberikan tausyiah di Masjid Al Ikhlas Kelurahan Hilir Kantor, Kecamatan Putussibau Utara.

Pada kesempatan yang sama Syekh Husein Jabber dalam tausyiahnya menyampaikan bahwa Bulan suci Ramadhan adalah bulan paling suci di antara bulan-bulan yang lain apalagi jika kita memegang Al-Qur’an.

“Kita akan mendapatkan berkah yang luar biasa, berkah Al-Qur’an yang susah jadi mudah, Al-Qur’an adalah obat, siapa yang membaca Qur’an akan mendapat pahala dan yang mendengarkan bacaan Qur’an juga akan mendapat pahala,” sebut Syekh Husain Jabber.

“Al-Qur’an adalah panduan hidup kita, barang siapa yang membaca Al-Qur’an akan mendapat pahala yang berlimpah, karena barang siapa yang membaca Al-Qur’an akan dibukakan jalan baginya, dan akan mendapatkan hidup yang bahagia sampai ke keluarga-keluarganya,” tuturnya.

“Pembaca Qur’an adalah sahabat Allah, Qur’an adalah patokan hidup manusia, tidak ada yang tidak bisa untuk menghafal Al-Qur’an asalkan ada niat dan kemauan,” tutup Syekh Husein Jabber. (Ishaq)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY