Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Hendri Harahap (Foto: Sg/Hms)
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Hendri Harahap (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Mewakili Bupati Sintang, Asisten perekonomian dan pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Hendri Harahap, S.Sos., MM menghadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-53 yang dilaksanakan di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Senin (13/11).

Dalam sambutannya, Hendri menyampaikan bahwa Peringatan Hari Kesehatan Nasional pada tahun ini mengangakat tema “Sehat keluargaku Sehat Indonesiaku” sejalan dengan program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga yang menekankan keluarga sebagai bagian penting dalam mendorong masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat.

Hendri mengatakan bahwa keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang menjadi inti pembangunan kesehatan didalam program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga yang memberikan dasar bagi seseorang untuk memiliki kebiasaan, perilaku dan gaya hidup yang sehat pula.

“Oleh karena itu kita terus berupaya untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat mulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga,” ucapnya.

Sementara Sekretaris Dinas Kesehatan yang juga sebagai Inspektur upacara, Drg Ridwan Pane M.K.M, dalam sambutannya mengatakan bahwa peringatan Hari Kesehatan Nasional saat ini, merupakan momentum meneguhkan kembali komitmen untuk menguatkan tekad serta menggugah semangat kita semua agar senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta terus berupaya menyadarkan masyarakat agar mandiri dalam aspek kesehatan.

“Mari kita kobarkan semangat melayani, semangat menggerakan, semangat untuk mampu menangkap aspirasi masyarakat, semangat memandirikan dan memberdayakan masyarakat dalam pencapaian derajat kesehatan,” ajaknya.

Ia juga menyampaikan bahwa dengan mendorong program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga dan GERMAS, kita berupaya membangun kemandirian keluarga dan masyarakat dalam hidup sehat sebagai upaya promotif dan preventif yang pada akhirnya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sehingga tercipta masyarakat yang poduktif dan dapat berperan aktif dalam pembangunan nasional.

“Sehingga pemasalahan yang terjadi di Indonesia diantaranya masih tingginya angka kurang gizi, penyakit menular dan tidak menular. Ini harus diselesaikan untuk meningkatkan kualitas hidup saat ini dan masa yang akan datang. Saya mengajak segenap jajaran Dinas Kesehatan untuk senantiasa menggelorakan semangat Revolusi Mental melalui penghayatan dan pengalaman 3 (tiga) nilai utamanya yaitu Integritas, Kerja Keras, dan Gotong Royong, sehingga kita dapat mewujudkan cita – cita besar pembangunan kesehatan di Indonesia yaitu masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan,” tandasnya. (Sg)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY