Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero, Saat Diwawancari Awak Media (Foto: Ist)
Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero, Saat Diwawancari Awak Media (Foto: Ist)

KalbarOnline, Kapuas Hulu – Terkait pengumuman guru kontrak tahun 2017 di Kapuas Hulu, Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyerahkan sepenuhnya mulai dari pelaksanaan tes, dan pengumuman hasilnya kepada tim panitia, dari perguruan tinggi yang telah dibentuk sebelumnya.

“Saat ini kami masih melakukan perhitungan apakah kuotanya memungkinkan untuk ditambah atau tidak, karena ini menyangkut masalah pembiayaan untuk tahun berikutnya nanti,” ujarnya kepada wartawan, di Kantor Bupati Kapuas Hulu, Selasa (18/7).

Wabup berharap, dalam minggu depan sudah dilakukan pengumuman oleh tim panitia, mengingat sebentar lagi akan memasuki tahun ajaran baru.

“Pelaksanaan tes dilaksanakan oleh panitia secara terbuka, dan transparan sesuai aturan yang ada, tidak ada namanya Pemda menunda-nunda pengumuman hasilnya,” ucapnya.

Dengan adanya perekrutan tenaga guru kontrak daerah tahun 2017, diharapkan dapat mengatasi persoalan kekurangan guru yang selama ini.

“Kalau untuk membayar gaji guru kontrak, kami menarik anggaran dari APBD. Sehingga sejumlah pembangunan, dan kegiatan lain harus dialihkan,” ungkapnya.

Orang nomor dua di Bumi Uncak Kapuas ini mengaku bahwa saat ini di Kapuas Hulu sedang mengalami kekurangan tenaga guru dan medis, oleh karena itu, pemerintah daerah meminta kepada pemerintah pusat, agar membantu Pemda Kapuas Hulu dengan cara merekrut tenaga-tenaga yang dibutuhkan.

“Kami selama ini terus menerus mengusulkan ke Pusat, kendalanya saat ini karena adanya moratorium presiden yang menyatakan tidak adanya pembukaan CPNS sampai 2019 mendatang,” akunya.

Wabup menghimbau bagi peserta yang tidak lulus agar bersabar dan jangan berputus asa, selain itu mereka juga jangan fokus untuk menjadi tenaga kontrak daerah melainkan harus berfikiran maju dan pandai memanfaatkan peluang usaha yang ada.

“Yang daftar lebih dari seribu sementara yang diterima hanya 500 orang, bagi yang tersisihkan agar berlapang dada dan bagi yang lulus agar bekerja dengan sungguh-sungguh,” tandasnya. (Ishaq)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY