Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk Dalam Rangka Menyemarakan HUT Kubu Raya ke 10, di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya (Foto: Ian)
Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk Dalam Rangka Menyemarakan HUT Kubu Raya ke 10, di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya (Foto: Ian)

KalbarOnline, Kubu Raya – Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kalbar, Prof Slamet Rahardjo mengapresiasi atas upaya dan kerja keras Bupati Kubu Raya, Rusman Ali dan Wakil Bupati, Hermanus untuk menjaga serta melestarikan kekayaan budaya bangsa yang ada di Kubu Raya.

“Wayang Kulit sebagai budaya khas Jawa mendapat tempat dan dijaga serta dilestarikan di Kubu Raya. Padahal Bupati dan Wakil Bupatinya bukanlah orang Jawa. Tetapi peduli kepada masyarakat Kubu Raya yang etnis jawa. Kami sangat bagga dengan kepemimpinan Rusman Ali dan Hermanus,” ucapnya.

Menurut Slamet kedua pimpinan Kubu Raya, sangat konsisten menjaga keharmonisan, dan melestarikan budaya bangsa kita yang ada disini. Bahkan sebelum ini juga diadakan gelar budaya disini.

“Ini patut kita dukung dan kita pertahankan pemimpin seperti ini,” ujar Slamet.

Hal senada juga disampaikan oleh Dalang Nasional Ki Anom Suroto. Dirinya menilai bahwa semuanya dapat terpelihara dengan baik, lantaran pemimpin selalu memberi ruang terbuka terhadap pelestarian budaya.

“Saya sebagai orang Jawa asli bangga dengan Bupati Kubu Raya Rusman Ali yang sangat serius menjaga dan melestrikan budaya yang ada di daerah ini. Saya dengar tidak hanya Jawa tetapi juga seluruh adat dan budaya yang ada di Kubu Raya,” kata Ki Anom Suroto.

Untuk itulah, dirinya sangat senang bisa melakoni kegiatan pewayangan semalam suntuk. Sesuai undangan Bupati Kubu Raya, dalam moment hari jadi ke-10 tahun daerah Kubu Raya.

“Bangga sekali bisa hadir di sini. Kubu Raya ini begitu indah dan usianya masih 10 tahun tapi sudah pesat kemajuannya. Saya juga salut. Budaya Jawa sangat diakui dan dilestarikan disini, meskipun pak Bupati sendiri bukan jawa tapi ke Bhinekaannya sangat tercipta,” jelasnya.

Ki Anon Suroto mengungkapkan tidak banyak di jaman sekarang menemukan pemimipin yang melestarikan wayang kulit ini. Serta tradisi budaya lainnya.

“Makanya seluruh budaya di Kubu Raya akan terpelihara dengan baik,” terangnya.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Hermanus, Tokoh Masyarakat Jawa Tukirin dan Ketua DPRD Kubu Raya Bambang Ganefo Putra. (Ian)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY