Calon Gubernur Kalbar Nomor Urut 3, Sutarmidji, Dalam Safari Dialogisnya di Meliau Hilir, Sanggau (Foto: Elf)
Calon Gubernur Kalbar Nomor Urut 3, Sutarmidji, Dalam Safari Dialogisnya di Meliau Hilir, Sanggau (Foto: Elf)

Sutarmidji: Hasil yang saya raih saat memimpin Pontianak, akan saya terapkan ketika saya menjadi Gubernur

KalbarOnline, Pontianak – Kota Pontianak dibawah kepemimpinan Wali Kota, Sutarmidji berkembang sangat pesat, hampir seluruh sektor menjadi perhatian dan diganjar penghargaan baik secara nasional maupun internasional.

Berkat kepeduliannya terhadap para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Dalam hal ini termasuklah para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang kini namanya menjadi Pedagang Kreatif Lapangan (PKL). Sutarmidji diganjar penghargaan dengan dinobatkan sebagai Tokoh Koperasi dan UMKM Nasional pada tahun 2016 lalu.

Selama memimpin Kota Pontianak, Sutarmidji berhasil menumbuhkan belasan ribu Pelaku Usaha Mikro dan Kecil, jumlah ini merupakan paling banyak dari daerah lainnya di Kalbar. Sutarmidji adalah Wali Kota yang paling peduli terhadap pelaku UMKM Kota Pontianak. Berbagai kemudahan diberikan kepada para pelaku usaha termasuk izin gratis. Dengan adanya izin tersebut, tentu akan memudahkan para pedagang mengakses permodalan di perbankan.

“Saat ini untuk pelaku UMKM kita sudah ada 17.000 dan pertumbuhan sangat pesat sekali. Ini berarti apa? masyarakat Pontianak yang kreatif kita sediakan wadahnya dan Pemerintah Kota fasilitasi selama ini. Itulah yang akan saya lakukan di Provinsi nanti ketika saya menjadi Gubernur, karena para pelaku UMKM ini juga penyokong ekonomi,” ucap Sutarmidji, Sabtu (21/4).

Lebih lanjut, berdasarkan rilis yang diterima ia menjelaskan, dulu para PKL di Taman Alun-alun Kapuas saat akan dibangun ulang dan dipindahkan serta diberikan fasilitas kembali mereka berjualan di Taman Akcaya dan ditata sehingga sedemikian rupa dan sekarang sudah menumbuhkan lokasi ekonomi baru. Selain itu para pedagang juga diberikan fasilitas berupa kios-kios yang ada dipasar baik lantai satu maupun lantai dua.

Sektor ekonomi lainnya, Kota Pontianak dinobatkan sebagai daerah paling baik terhadap pengelolaan ekonomi daerah berdasarkan survey KPPOD dan masih pada bidang ekonomi, Kota Pontianak beberapa kali menjadi yang terbaik sebagai pengendali inflasi.

Masih dibawah kepemimpinan Sutarmidji, kini Pemkot Pontianak tengah membangun Graha UMKM yang menjadi satu-satunya gedung UMKM termegah di Indonesia yang dibangun dengan APBD murni Kota Pontianak.

Sutarmidji mengalokasikan anggaran lebih dari Rp11,6 miliar untuk membangun gedung lima lantai yang akan menjadi pusat UMKM termasuk pelatihan dan pembinaan.

Memang tak salah apabila Sutarmidji dinobatkan sebagai Tokoh Koperasi dan UMKM Nasional dari Kementerian Koperasi dan UMKM 2016 lalu melihat komitmen terhadap para pelaku usaha ini.

Sutarmidji yang akrab disapa Bang Midji ini akan membuat kebijakan serupa pada tingkatan Pemerintahan Provinsi Kalbar, ia pastikan para pelaku UMKM ini akan menjadi prioritas dalam setiap kebijakan, karena ia sadar betul mereka adalah penopang perekonomian kerakyatan.

Ciri khas Sutarmidji lainnya adalah ia selalu berbicara dengan data-data yang akurat dan dianalisanya.

Ia tak mau jika hanya berbicara katanya-katanya. Apalagi sebagai Calon Gubernur Kalbar, Sutarmidji selalu berbicara dengan analisis data dan sehingga ia sebutkan apa yang diambil dalam kebijakan bukan hanya sekedar omongan belaka yang selalu katanya-katanya. (Fai/Elf)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY