Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir (Foto: Ist)
Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir (Foto: Ist)

KalbarOnline, Kapuas Hulu – Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir, menegaskan, untuk tahun anggaran 2018 tidak ada lagi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak sesuai dengan visi misi kepala daerah.

“Kita kemarin sudah melakukan MoU langsung dengan seluruh kepala OPD Kabupaten Kapuas Hulu, supaya program kinerjanya sesuai dengan visi misi kepala daerah,” ujar Bupati, belum lama ini.

Orang nomor satu di Bumi Uncak Kapuas ini menerangkan bahwa, jika dalam perjalanan kepala OPD tak menjalankan program sesuai MoU, maka langkah pertama, yang akan dilakukan adalah pembinaan.

“Tidak bisa main pecat, karena sudah ada aturan yang berlaku, sehingga kita pasti mengutamakan dulu pembinaan. Pastinya akan ada penilaian kinerja dan sebagainya,” paparnya.

Dalam MoU tersebut, Bupati menjelaskan bahwa kepala OPD siap menjalankan programnya sesuai dengan visi misi Kepala daerah, dan menyelesaikan target kerja sebaik mungkin.

“Mereka juga siap mencapai target yang kami targetkan kepada seluruh kepala OPD,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu, H Wan Taufikorahman, SE., MAP, menjelaskan bahwa semua program OPD dengan visi misi Bupati sudah disepakati bersama.

“Memang di tahun 2017 ini, beberapa program OPD belum terialisasi dengan maksimal, dan juga sudah ada terialisasi 100 persen, karena itu mungkin disebabkan dengan kendala yang diakibatkan beberapa faktor,” jelasnya.

Menurutnya, pada dasarnya hampir sekitar 99 persen sudah sesuai dengan program yang ada.

“Adanya keterlambatan karena faktor alam dan lain-lain. Seperti pengkerjaan di jalan Bunut, sudah kita anggaran tak bisa dikerjakan karena airnya banjir,” tuturnya seperti dilansir dari Tribun Pontianak.

Selain itu, menjadi Bupati dan Wakil Bupati pasti ada visi misi, sedangkan untuk menjalankan visi misi tersebut pasti di seluruh kepala OPD.

“Itulah yang menjadi tanggungjawab kita bersama. Maka diharapkan, dilantikan kepala OPD waktu lalu oleh Bupati, tidak ada alasan bagi OPD tak menjalankan programnya sesuai dengan visi misi kepala daerah,” tegasnya.

Sebelumnya bisa dimaklumi apabila ada program OPD tak sesuai dengan visi misi kepala daerah, karena masih banyak jabatan kepala yang kosong, hanya dijabat oleh plt dan sebagainya.

“Sekarang jabatan itu sudah terisi semua, artinya konsentrasi melaksanakan tugas harus dilaksanakan dengan baik,” tukasnya.

Ia juga menegaskan, tahun 2018 tak ada alasan bagi kepala OPD untuk tidak menjalankan programnya sesuai dengan visi misi bupati.

“Saya pikir kepala OPD saat ini sudah ada program, sehingga menyambung dengan RPJMD atau visi misi kepala daerah,” tandasnya. (Haq)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY