Suasana Pelantikan Pengurus Palang Merah Indonesia Kabupaten Kubu Raya (Foto: Ian)
Suasana Pelantikan Pengurus Palang Merah Indonesia Kabupaten Kubu Raya (Foto: Ian)

KalbarOnline, Kubu Raya – Sebanyak 76 orang pengurus Palang Merah Indonesia Kubu Raya secara resmi dilantik oleh Bupati Kabupaten Kubu Raya, Rusman Ali, di aula Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (3/10)

Adapun unsur-unsur yang terlibat dalam kepengurusan PMI Kubu Raya terdiri dari jajaran Pemerintah tingkat Kecamatan, tenaga kesehatan, serta masyarakat.

Bupati Kubu Raya, Rusman Ali mengatakan acara pengukuhan pengurus PMI Kecamatan dan musyawarah kerja PMI Kabupaten Kubu Raya 2017. Merupakan serangkaian kegiatan pelantikan tingkat Kecamatan sekaligus menobatkan para pengurus sebagai gugus terdepan dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Setelah disepakati bersama Ketua PMI Kubu Raya, Pak Hermanus bahwa daerah Kubu Raya bisa mengakomodir stok darah karena daerah Kubu Raya sudah diberi hak oleh Pemerintah Provinsi untuk membangun bank darah. Hal ini diperkuat karena daerah Kubu Raya mempunyai lembaga-lembaga yang disiplin seperti Kodam XII, Korps Brimob, serta Danlanud dan ini demi kepentingan kemanusian,” ujar Bupati.

Menurutnya dengan keadaan geografis daerah Kubu Raya terbagi menjadi daerah pesisir, seperti Kecamatan Terentang, Batu Ampar dan lainnya. Bank darah sudah menjadi kebutuhan untuk menampung darah agar mudah saat diperlukan oleh masyarakat. Untuk itu dirinya meminta kepada para pengurus PMI untuk berkoordinasi dengan stekholder terkait.

“Untuk sementara ini, Kantor PMI masih bergabung dengan kantor Bupati di lantai tingkat empat,” terang Rusman Ali.

Sementara itu Ketua PMI Kubu Raya yang juga merupakan Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus menambahkan dirinya mengakui bahwa masih banyak yang perlu disiapkan seperti sarana dan prasarana gedung PMI sendiri. Hal ini juga berpengaruh kepada terbatasnya anggaran.

“Kami saja baru dilantik beberapa bulan yang lalu tentu banyak hal yang perlu dipersiapkan. Prioritas kami dengan keadaan yang ada sekarang, kami mencoba menggunakan ruangan yang ada dulu karena kita belum mampu untuk membangun karena terbatasnya anggaran. Untuk saat ini kami masih membenahi internal organisasi antara Kabupaten dan Kecamatan,” ucapnya

Menurut Hermanus sarana dan prasarana menjadi prioritas namun dengan kemampuan sekarang tentunya memerlukan langkah-langkah. Dirinya juga menyampaikan, untuk membangun kantor PMI Kubu Raya nantinya untuk di alokasikan ke Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Dinas Kesehatan Kubu Raya.

“Mudah-mudahan ditahun 2018, informasi dari Dinas Kesehatan telah mengusulkan melalui DAK fisik, nampaknya sudah ada respon positif dari Kementrian Kesehatan RI untuk membantu Kabupaten Kubu Raya dalam hal mendirikan Unit Trasfusi Darah,” tandasnya. (Ian)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY