Ilustrasi Kampung KB (Foto: Ist)
Ilustrasi Kampung KB (Foto: Ist)

Darmanelly: Selain Infrastrukturnya Baik, SDM di Pontianak Juga Akan Lebih Baik

KalbarOnline, Pontianak – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Pontianak, Darmanelly nengatakan bahwa dengan dicanangkannya Kampung KB di empat kelurahan di Pontianak bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

“Seperti instruksi Presiden, bahwa Kampung KB tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, maka kita berharap tujuan program ini tercapai,” ucapnya.

Menurutnya, mengenai lokasi yang dipilih sebagai kampung KB khususnya di Pontianak adalah daerah yang paling terbelakang.

Dirinya juga berharap semua lintas sektor bersinergi dalam memberdayakan masyarakat di Kampung KB dan mengambil peran untuk memberikan intervensi.

“Dengan begitu kampung yang tadinya tertinggal dapat setara dengan kampung lainnya yang sudah maju,” harapnya.

Selain itu, dirinya menyebutkan kampung KB yang tahun lalu dibentuk di kawasan Beting, saat ini sudah mulai dikenal orang dan sudah banyak kegiatan positif yang berlangsung disana.

“Setelah pencanangan Kampung KB, kita juga ada pencanangan cuci tangan sedunia menggunakan sabun kemudian ada hari lingkungan hidup dan pembangunan juga diarahkan ke Beting menjadi lebih bagus baik dari fisik maupun sarana dan prasarananya. Ada Beting mengaji, ada forum anak, dan bina keluarga dan remaja,” paparnya.

Dengan terbentuknya Kampung KB, dirinya berharap sumber daya manusia yang ada jadi lebih baik selain perbaikan infrastrukturnya.

Mengenai wilayah yang baru diresmikan ini, lanjutnya, akan dibentuk keluarga bina balita, bina keluarga lansia, bina keluarga remaja. Tujuannya adalah keluarga itu nantinya lebih terarah ketahanan keluarganya.

“Jadi program KB tidak hanya mengatur kelahiran atau mengurangi jumlah kelahiran tetapi juga meningkatkan kesejahteraannya. Mulai dari ekonomi, yang tidak sekolah harus sekolah dan yang tidak sehat atau gizi nya kurang bisa ditangani,” paparnya lagi.

Sehingga kedepan indeks pembangunan manusia yang ada di Pontianak lebih baik.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa intervensi yang diberikan Pemkot kepada kampung-kampung KB, semua dinas dan instansi akan memberikan intervensi seperti pelatihan sampai modal usaha.

“Jadi secara bersamaan juga mengentaskan kemiskinan. Jadi tidak bisa hanya SKPD KB yang menyelenggarakannya, tapi di intervensi oleh semua. Kalau disini lahan pertanian yang lebih baik. Mungkin dari dinas pertanian, perikanan dan kelautan, yang memberikan intervensi. Akses disini yang dulunya susah, sekarang jalan sudah di bangun. Dengan adanya akses itu hasil pertanian lebih mudah untuk dibawa dan dijual sehingga ekonominya semakin membaik,” tandasnya. (Fai)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY