Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono Didampingi Sultan Pontianak dan Forkopimda Pontianak, Saat Menyaksikan Detik-detik Kulminasi Matahari di Tugu Khatulistiwa (Foto: Jim Hms)
Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono Didampingi Sultan Pontianak dan Forkopimda Pontianak, Saat Menyaksikan Detik-detik Kulminasi Matahari di Tugu Khatulistiwa (Foto: Jim Hms)

Edi : Kulminasi Matahari di Pontianak Sudah Mendunia

KalbarOnline, Pontianak – Peristiwa kulminasi matahari di Kota Pontianak sudah tersiar hingga ke mancananegara. Fenomena alam yang langka ini menarik minat media internasional untuk meliput secara khusus saat digelarnya detik-detik kulminasi matahari di Tugu Khatulistiwa, Sabtu (23/9).

“Yang paling menarik tahun ini kulminasi matahari diliput oleh Discovery Channel, NHK dari Jepang dan media Canada, yang khusus datang ke Kota Pontianak. Mereka menyatakan Kota Pontianak sangat indah, penduduk yang ramah walaupun sedikit panas cuacanya tetapi sangat menyenangkan. Dan ini menjadi semangat dan daya tarik sendiri bagi Kota Pontianak,” ujar Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono usai menyaksikan detik-detik kulminasi matahari.

Ia menambahkan, pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi siapapun yang hendak berkreasi di Kota Pontianak. Misalnya menciptakan apapun berkaitan dengan sosial budaya, kesenian, olahraga hingga ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

“Kedepannya, kita sedang menyempurnakan infrastruktur kawasan Tugu Khatulistiwa, yang ditetapkan sebagai kawasan budaya dan pariwisata. Ini menjadi destinasi wisata unggulan Kota Pontianak karena ini satu-satunya di Indonesia,” jelasnya

Edi berharap, agenda tahunan ini tidak hanya dalam skala lokal tetapi bisa mendunia hingga ke mancanegara. Apalagi, pada kulminasi matahari kali ini diliput media internasional sehingga akan lebih memperkenalkan Pontianak di mata dunia.

“Tentunya itu akan membuat kita berinovasi untuk membuat dan menciptakan hal-hal baru serta menyiapkan diri untuk bisa menjadikan Pontianak berkelas dunia,” katanya.

Dinas terkait dimintanya untuk melakukan inovasi-inovasi dalam mengemas kegiatan ini dalam menyongsong detik-detik kulminasi setiap tahunnya. Peristiwa langka yang menjadi kebanggaan Kota Pontianak ini merupakan satu-satunya kota yang dilalui garis Khatulistiwa.

“Sehingga ini sangat memiliki daya tarik bagi wisatawan untuk menyaksikannya jika dikemas dengan baik,” pungkasnya. (Fat/Jim Hms)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY