Suasana Kegiatan Acara Maulid di Sungai Sambang (Foto: Mus)
Suasana Kegiatan Acara Maulid di Sungai Sambang (Foto: Mus)

‘Mari Tingkatkan Rasa Toleransi Antar Warga Sungai Sambang Demi Menjaga Persatuan dan Kesatuan Menuju Negeri Yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur’

KalbarOnline, Sekadau – Warga Desa Sungai Sambang, Kecamatan Sekadau Hulu melaksanakan Maulid Tradisional 1438 H yang bertemakan ‘Mari Tingkatkan Rasa Toleransi Antar Warga Sungai Sambang Demi Menjaga Persatuan dan Kesatuan Menuju Negeri Yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur’, Minggu (19/3).

Pada kegiatan tersebut juga dihadiri anggota DPRD Sekadau dari fraksi Golka, Muslimin atau yang akrab disapa Long Min, Ketua Majlis Ta’lim Al – Barzanji Maulid Tradisional, Hj M Bakar, Kadus Sungai Sambang, Budi Sayahri Wayanto, Ketua Masjid Al – Jannah Desa Sungai Sambang, Sumadi, Ketua PHBI Sungai Sambang, Bahaludin dan KUA Kecamatan Sekadau Hulu, Hj Basri Pohang, S.Ag serta beberapa tokoh masyarakat Desa Sungai Sambang.

Long Min yang merupakan anggota DPRD dapil 2 Partai Golkar ini dalam sambutannya menyinggung penyakit masyarakat mengenai judi.

Maraknya judi di masyarakat telah merusak sistem sosial, apalagi penjudinya, menurutnya adalah dari kasta bawah yang ekonominya pas-pasan.

“Mungkin dalam lamunan mereka bermimpi untuk menjadi kaya dengan mengadu nasib melalui main kolok-kolok atau jenis judi lainnya,” ujarnya.

“Tak jarang kita mendengar cerita, karena judi harta benda dijual, rumah dan tanah digadaikan. Parahnya lagi, ada yang tega anak dan istri menjadi taruhan untuk menutupi hutang karena kalah berjudi,” tuturnya miris.

“Kebiasaan judi disamping menimbulkan masalah sosial, seperti penyebab kemiskinan, perceraian, anak terlantar dan putus sekolah dan membudayakan kemalasan, juga bersifat kriminogen, yaitu menjadi pemicu terjadinya tindak kejahatan,” paparnya.

Sementara Kadus Sungai Sambang, Budi mengatakan bahwa dirinya yakin warga di Sungai Sambang merupakan kaum Muslim yang taat agama.

“Mudah – mudahan tidak melakukan hal – hal yang dilarang Allah SWT,” ujarnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa akan menggelar rapat pengurus pembentukan Remaja Masjid.

“Insha Allah akan kami gelar nanti, guna merangkul anak – anak, remaja Sungai Sambang agar tidak terjerumus hal – hal negatif. Kemudian pada kegiatan Maulid Tradisional ini adalah Tausiyah yang akan diberikan oleh KUA Rawah, Hj Basri Pohang selaku penceramah,” ungkapnya.

“Selain itu akan ada kegiatan gunting rambut bayi secara massal, bayi yang ikut berjumlah 6 (enam) orang bayi dan para tamu hadir sekitar 272 orang dari berbagai kampung lain yang ikut berpartisipasi dalam acar Maulid Tradisional di Desa Sungai Sambang,” tandasnya.

Sementara Hj Basri pohang yang merupakan perwakilan KUA Rawak, membeberkan tema tausiyah yakni mengenai tangung jawab dengan pasangan hidup dan menyongsong Bulan Suci Ramadhan yang tidak lama akan tiba.

Sementara Sumadi Ketua Masjid Al – Jannah Sungai Sambang menyampaikan terima kasihnya kepada Anggota DPRD serta MTAMT Kabupaten Sekadau yang telah sudi untuk hadir dalam acara tersebut.

“Kami sangat berterimakasih telah sudi hadir di Desa kami dalam acara Maulid tradisional ini, Insha Allah tahun depan kami akan mengundang saudara – saudari kembali,” tandasnya. (Mus)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY