KalbarOnline, Mempawah – Rahmad Satria, resmi memutuskan maju sebagai Calon Bupati jalur perseorangan dalam kontestasi Pilkada Mempawah 2018 mendatang.

Rahmad Satria yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Mempawah mengaku siap melepaskan jabatan lembaga yang telah dipimpinnya hampir tiga periode tersebut untuk melaksanakan amanah masyarakat, maju sebagai calon Bupati Mempawah.

Rahmad yang juga merupakan kader Golkar, mengaku tidak khawatir apabila pengurus DPD Golkar Kabupaten maupun Provinsi memberikan sanksi kepada dirinya atas keputusan untuk maju sebagai calon Bupati Mempawah.

“Oleh karena partai Golkar tidak memberikan rekomendasi kepada saya untuk maju sebagai calon Bupati, maka masyarakat melakukan pembelaan dengan memberikan dukungan spontanitas untuk mendukung saya maju sebagai calon Bupati,” ujarnya usai penyerahan berkas dukungan ke kantor KPU Mempawah, Sabtu (25/11) lalu.

Sepekan lalu, DPP Partai Golkar telah memutuskan untuk mengusung Hj Erlina Ria Norsan maju sebagai Calon Bupati dari Partai Golkar.

“Saya pikir tidak aturan untuk menonaktifkan karena saya bukan pindah atau loncat partai, melainkan melaksanakan amanah rakyat. Bahkan jika partai memberikan sanksi kepada saya, berarti mereka melawan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, dirinya maju sebagai calon Bupati Mempawah merupakan keinginan masyarakat bukan keinginannya.

“Kalau Golkar memecat saya berarti dia melawan masyarakat Kabupaten Mempawah,” tegasnya lagi.

Diketahui, Rahmad Satria memilih Ridwan Rusli sebagai Wakilnya di Pilbup Mempawah 2018. (Fai)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY