Suasana Aksi Galang Dana Yang Digelar Mahasiswa Asal Sekadau di Pontianak Yang Dilaksanakan di Area Car Free Day (Foto: Mus/Giat)
Suasana Aksi Galang Dana Yang Digelar Mahasiswa Asal Sekadau di Pontianak Yang Dilaksanakan di Area Car Free Day (Foto: Mus/Giat)

KalbarOnline, Pontianak – Mahasiswa asal Kabupaten Sekadau di Pontianak menggelar aksi Galang Dana Peduli, Minggu (9/4) kemarin.

Aksi galang dana tersebut merupakan pengumpulan dana bantuan untuk ibu Lisan penderita penyakit tumor sejak 5 (lima) tahun silam yang merupakan warga Dusun Emparak, Desa Nanga Pemubuh, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau.

“Alhamdulillah, puji syukur kepada Tuhan, aksi pengalangan dana yang dilakukan, berjalan dengan lancar, tertib, aman dan terkendali,” ujar Giat Anshorrahman selaku Koordinator aksi.

Pelaksanaan aksi yang dilaksanakan di area car free day (CFD) dibagi lima tim. Waktu aksi dimulai dari jam 07:30 sampai jam 08:30.

“Alhamdulillah respon masyarakat cukup baik,” tuturnya.

“Tentu aksi sosial ini menjadi salah satu bentuk kepedulian kita mahasiswa Kabupaten Sekadau yang berada di Pontianak, kepada masyarakat yang membutuhkan di Sekadau. Sebagai mahasiswa, kami akan membantu apa yang bisa kami bantu,” tukasnya.

Giat Anshorrahman yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Forum Komunikasi mahasiswa Kabupaten Sekadau (Fokmas) juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah meyumbangkan uangnya untuk meringankan biaya pengobatan ibu Lisan dan anaknya Leo.

“Tak lupa juga saya mengucapkan banyak terimakasih kepada kawan-kawan mahasiswa yang ikut bepartisipasi dalam aksi pegalangan dana. Ini merupakan momen persatuan mahasiswa Sekadau dan menandakan bahwa mahasiswa Sekadau masih peduli pada kondisi sosial masyarakat di Sekadau,” imbuhnya.

Giat menambahkan, bahwa aksi pegalangan dana akan dilakukan kembali.

“Namun sekrang kita menunggu perijinan dari Pemerintah Kota Pontianak terlebih dahulu, jika nanti mendapat ijin barulah kita akan turun kembali ke lapangan. Semoga kita dijinkan agar bisa menggalang dana kembali,” pungkasnya. (Mus)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY