Sebanyak 81 Mahasiswa Polnep Teknik Informatika Saat Melakukan Studi Lapangan ke Pemkot Pontianak Untuk Melihat Langsung Pontive Center (Foto: Jim Hms)
Sebanyak 81 Mahasiswa Polnep Teknik Informatika Saat Melakukan Studi Lapangan ke Pemkot Pontianak Untuk Melihat Langsung Pontive Center (Foto: Jim Hms)

KalbarOnline, Pontianak – Sebanyak 81 mahasiswa Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) Teknik Informatika melakukan studi lapangan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Kunjungan ini untuk melihat langsung Pontianak Communicative (Pontive) Center, Senin (24/7).

Liza Yuni Indriani, salah satu mahasiswi Polnep yang ikut dalam rombongan, mengungkapkan kekagumannya dengan keberadaan Pontive Center milik Pemkot Pontianak. Diakui mahasiswi program diploma tiga ini, dirinya baru pertama kali melihat langsung bagaimana Pemkot Pontianak mengelola Kota Pontianak dengan ruang kontrol yang terintegrasi.

“Setelah melihat langsung ruang Pontive Center, saya kagum karena begitu lengkapnya fasilitas yang dimiliki untuk memantau Kota Pontianak melalui CCTV,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, adanya aplikasi Gencil sangat membantu dan memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat luas. Pontive Center menjadi tujuan kunjungan mereka karena sangat erat kaitannya dengan ilmu yang tengah mereke geluti.

“Ini luar biasa, karena dengan kemudahan-kemudahan yang didukung perangkat IT, semua bisa dilakukan di ruang kontrol yang bernama Pontive Center dan data yang terintegrasi,” ungkapnya.

Wendi Yuniarto, Ketua Jurusan Tekni Elektro yang memimpin rombongan mahasiswa Polnep, menyatakan, menyebut, keberadaan Pontive Center yang terletak di lantai dua Kantor Wali Kota ini sudah mengarah pada smart city yang sesungguhnya. Terlebih, data maupun pantauan CCTV ditampilkan secara real time.

“Bahkan sudah menerapkan monitoring control,” tuturnya.

Ia menilai, Pontive Center merupakan tujuan yang tepat bagi kunjungan mereka sebagai implementasi dari shasil karya mahasiswa, salah satunya pengembangan aplikasi yang mungkin bisa membantu Pemkot Pontianak kedepannya.

“Sebab keilmuan mereka menghasilkan implementasi terapan di bidang informatika dan ini diharapkan bisa bermanfaat,” sebut Wendi.

Kepala Bidang Pelayanan Elektronik dan Telematika Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pontianak, Samsul Akbar menjelaskan, dirinya menyampaikan pemaparan terkait dengan fungsi Pontive Center. Pontive Center, kata dia, sudah memiliki surveillance system (sistem pengawasan) melalui CCTV yang ditempatkan di beberapa titik wilayah Kota Pontianak.

“Kita juga menjelaskan bagaimana penggunaan aplikasi Gencil yang di dalamnya terdapat konten-konten yang bisa dimanfaatkan masyarakat seperti memantau harga pangan, juga ada e-Lapor warga (e-Lawar) yakni media atau layanan untuk pengaduan masyaraka,” jelasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga sudah memiliki sistem manajemen pengelolaan aset daerah, sistem informasi pohon dan sebagainya. Ke depan, pihaknya akan membuat data center yang akan befungsi sebagai store atau penyimpanan database sistem informasi yang sudah dibangun.

Konsepnya adalah menjadikan semua sistem informasi yang sudah dibangun tersebut disimpan datanya dalam sebuah pusat data yang terintegrasi. Dengan demikian, pada saat sistem informasi itu digunakan untuk mengambil sebuah keputusan, dapat ditayangkan dalam suatu tampilan yang terintegrasi.

“Jadi kalau kita perlu data, tidak merepotkan lagi. Dengan tersimpannya data itu dalam satu sistem data center ini, kita akan bisa manfaatkan data-data base itu sebagai sebuah kajian untuk menjadi landasan dalam mengambil keputusan,” paparnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga perlu mengembangkan sistem surveillence dengan menambah CCTV di seluruh wilayah Kota Pontianak. Diakuinya, saat ini baru beberapa wilayah yang tercover CCTV, diantaranya Pontianak Kota, Pontianak Selatan dan Tenggara.

“Kedepan kita akan menambah CCTV di titik-titik yang belum terjangkau,” pungkasnya. (Fat/Jim Hms)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY