Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili, Saat Meluncurkan Program Satu Desa Satu Rumah Tempat Mengaji (Foto: Mur/Hms)
Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili, Saat Meluncurkan Program Satu Desa Satu Rumah Tempat Mengaji (Foto: Mur/Hms)

KalbarOnline, Sambas – Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili, Lc mengapresiasi kinerja Camat Selakau, Burhani B Soni terhadap upaya mengajak seluruh Kepala Desa binaannya untuk bersama-sama khataman Qur’an.

Bupati menginginkan itu menjadi role model mewujudkan program kerja akhlakul karimah di Kabupaten Sambas.

Atbah menegaskan, pentingnya memiliki pemimpin yang mencintai Allah, Rasul dan Al Quran.

“Setiap dari kita adalah pemimpin, minimal pemimpin bagi diri kita sendiri, bagi keluarga kita. Akan semakin indah jika setiap desa dipimpin oleh orang yang mencintai agama dan kitab-Nya. Setiap kepala Desa khatam membaca Al Quran, kepala desa yang memahami dan melaksanakan alQuran serta hadis,” ujarnya.

Menurut Atbah, keberkahan insya Allah akan senantiasa menaungi negeri yang terdapat pemimpin yang mencintai Al Quran.

Bupati meminta, para camat lainnya mencontoh apa yang telah diterapkan di Kecamatan Selakau.

Minimal kata Bupati, para kades yang muslim bisa membaca Al Quran dan tetap berusaha memperbaiki dengan bacaan yang baik.

“Ini akan menjadi perhatian pemerintah daerah, bagaimana ke depannya bisa menjadi sebuah gerakan atau pun program kegiatan, sebagai upaya kita bersama mewujudkan Kabupaten Sambas yang berakhlakul karimah, kebaikan harus terus kita manajemeni dengan baik, harus terus kita sosialisasikan agar dari kita semua semakin terbiasa,” terangnya.

Sementara Camat Selakau, Burhani B Soni mengungkapkan, pengalaman dia ketika bertugas didaerah Bengkayang ketika masih tergabung dalam Kabupaten Sambas sebelum pemekaran, dirinya pernah menjadi wakil dalam perlombaan tilawah quran.

Saat itu, Burhani tidak menyangka berhasil keluar sebagai pemenang nomor dua.

“Ternyata pesertanya memang hanya dua orang untuk kategori dewasa,” tukasnya disambut tawa jemaah Masjid Sirojul Islam, Desa Parit Baru, Kecamatan Selakau.

Dirinya menerangkan bahwa bukan masalah juara atau pun pesertanya, melainkan pada saat itu kata Burhani, dia diperintahkan oleh Camat guna mewakili desa tempat dia bertugas ketika di Bengkayang. Moment tersebut, menjadi kenangan tersendiri baginya.

“Artinya sebagai muslim, terlebih berkenaan dengan agama kita, minimal kita tahu, yang tidak tahu, kita harus berupaya mencari tahu bagaimana yang diperintahkan Allah dan diteladani Rasul,” imbuhnya.

Memuluskan upaya Camat Selakau mengajak kadesnya lebih familiar membaca Al Quran, Burhani mengungkapkan sampai menguji masing-masing kades.

Diakui dia, terdapat beberapa kades yang belum fasih membaca Al Quran.

“Yang tidak bisa atau belum fasih, bukan untuk kita tertawai, melainkan saya ajak untuk lebih mengenal dan memahami membaca Al Quran, dan Alhamdulillah, pada pembukaan MTQ tingkat Kecamatan Selakau, mereka saya tampilkan guna Khataman Quran,” timpalnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc meluncurkan program Satu Desa Satu Rumah Tempat Ngaji.

Peluncuran pertama program ini dilakukan di masjid bersejarah Kabupaten Sambas yakni Masjid Sirojul Islam di Desa Parit Baru Kecamatan Selakau. (Mur/Hms)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY