Krisantus: Masyarakat jangan lagi jadi objek, tapi harus menjadi subjek

KalbarOnline, Kapuas Hulu – Komisioner Bawaslu Provinsi Kalbar, Krisantus Heru Siswanto mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif dalam rangka pemilihan umum, DPR, DPD dan DPRD serta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019, bertujuan mengajak masyarakat untuk melakukan pengawasan secara aktif proses pemilu.

“Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu. Karena peran mengawasi pemilu, bukan hanya Bawaslu saja, tapi peran juga masyarakat,” ujar Krisantus kepada wartawan.

Krisantus menerangkan bahwa kebanyakan setelah melakukan pencoblosan, masyarakat langsung pulang ke rumah. Ia mengharapkan, tidak lagi masyarakat melakukan seperti itu, sebab masyarakat juga harus mengawasi proses pemilu tersebut.

“Jadi masyarakat tidak hanya dijadikan objek saja, tapi harus menjadi subjek. Kalau menjadi objek tersebut maka akan jadi korban. Maka diharapkan masyarakat harus partisipasi dalam mengawasi pemilu,” paparnya.

Kepada pemilih pemula, ia mengimbau agar mengtahui apa yang harus dilakukan, dan pemilih ini rentan akan dimobilisasi. Maka sangat penting diberikan sosialsiasi tentang partisipasi dalam mengawasi pemilu.

“Kita ketahui bahwa, demokrasi adalah dari rakyat, dan untuk rakyat,” tandasnya. (Haq)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY