KalbarOnline, Sintang – Pemerintah Kabupaten Sintang terus berusaha mewujudkan masyarakat Sintang yang cerdas, sehat dan berkualitas. Untuk mewujudkan itu, Pemkab Sintang tidak bisa bekerja sendiri, tetapi memerlukan kerjasama dengan banyak pihak termasuk lembaga pendidikan. Demikian disampaikan Bupati Sintang Jarot Winarno saat Kuliah umum Stikara di Pendopo Bupati Sintang pada Sabtu, 10 September 2016.

“Cerdas dan sehat merupakan tujuan pokok kami sampai 2021 nanti. Kami melihat unsur religiusitas sangat kental dalam sistem pendidikan di Stikes Kapuas Raya, sehingga mampu mencetak tenaga kesehatan yang cerdas, sehat dan taat agama. Kemitraan Pemkab Sintang dengan berbagai lembaga pendidikan di Sintang sangat diperlukan dalam rangka bersama-sama berjuang membentuk masyarakat yang cerdas dan berkualitas” terang Jarot Winarno. “Pemkab Sintang terus melakukan langkah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Sintang. Kasus para pekerja yang sakit ditempat kerjanya di sintang relatif kecil. Kecelakaan dan sakit para pekerja terjadi di pabrik dan kebun kelapa sawit dan karet di sintang, namun kecil. Para pekerja di industri kecil juga ada, misalnya tangannya sakit karena melakukan pekerjaan berulang-ulang. Kita perlu mengenal potensi bahaya di tempat kerja, untuk kemudian mengambil langkah pencegahan” tambah Jarot Winarno.

“Pemkab Sintang sudah melakukan sosialisasi, advokasi, monitoring, dan evaluasi penerapan keselamatan dan kesehatan pekerja di perusahaan” terangnya lagi. Uray B. Asnol Ketua Stikes Kapuas Raya menjelaskan kuliah umum ini mengambil tema tentang optimalisasi derajat kesehatan pekerja melalui penerapan keselamatan dan kesehatan pekerja. “Kami ingin mendapatkan informasi tentang kebijakan pemkab sintang dalam rangka mendorong penerapan keselamatan dan kesehatan pekerja. Perguruan tinggi merupakan lembaga formal yang berusaha membentuk masyarakat akademik yang cakap dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat” terang Uray B. Asnol

“Kami berharap mahasiswa mampu belajar dengan baik dan mandiri, menyerap ilmu untuk menjadi tenaga kesehatan yang handal. Kami ingin mahasiswa saling mengenali temannya, para pengajar, lingkungan kampus dan sistem belajar. Sejak berdiri, Stikes Kapuas Raya sudah melakukan wisuda yang kelima. Kami juga sudah melaunching logo terbaru Stikes Kapuas Raya” tambah Uray B. AsnolElvy Juliansyah Dosen Stikes Kapuas Raya menjelaskan mendorong agar masyarakat sintang serta para pekerja membudayakan perilaku hidup sehat dalam berbagai aktivitas. “Contohnya membuang sampah pada tempatnya, melakukan olahraga, minum air putih yang cukup, mengkonsumsi makanan bergizi. Perilaku hidup sehat harus dimulai dari rumah dan ditempat kerja. (Sg)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY