Suasana Upacara Peringatan Hari Pancasila ke-72 Yang Digelar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya (Foto: Ian/Hms)
Suasana Upacara Peringatan Hari Pancasila ke-72 Yang Digelar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya (Foto: Ian/Hms)

KalbarOnline, Kubu Raya – Insiden robeknya Bendera Merah Putih pada tiang bendera di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya menjadi pembicaraan liar di masyarakat terutama di media sosial. Banyak asumsi pro dan kontra, hingga menyudutkan Pemerintah daerah seolah-olah ada unsur kesengajaan.

Bupati Kubu Raya, Rusman Ali terkait masalah bendera langsung menegaskan bahwa, lambang daerah merupakan simbol negara. Dimana dipertahankan dengan darah pejuang terdahulu.

“Jadi kami tidak mungkin sengaja membiarkan bendera sobek, untuk dikibarkan. Pemerintahan memiliki banyak stok bendera, sehingga tidak mungkin dinaikkan jika memang bendera sobek sejak hendak dinaikkan,” ujarnya, Minggu (4/6).

Bupati menjelaskan kejadian robeknya bendera berawal dari saat dinaikkan oleh petugas. Pagi hari sebelum upacara peringatan hari Pancasila Jumat (2/6) dilaksanakan. Saat perjalan upacara, sekitar pukul 08.00 wib bendera ternyata mengalami robek.

“Tidak tahu kenapa, kemungkinan akibat terkena terpaan angin kencang. Robeknya bendera saya mendapat informasi dari salah satu staf. Maka diadakan pertemuan untuk membahasnya,” tandasnya. (Ian)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY