Wali Kota Pontianak, Sutarmidji Saat Memberikan Tausiyah Singkat Pada Jamaah Shalat Tarawih di Masjid Darul Falah, Jalan Prof M Yamin Dalam Rangka Safari Ramadan 1438 Hijriyah (Foto: Jim Hms)
Wali Kota Pontianak, Sutarmidji Saat Memberikan Tausiyah Singkat Pada Jamaah Shalat Tarawih di Masjid Darul Falah, Jalan Prof M Yamin Dalam Rangka Safari Ramadan 1438 Hijriyah (Foto: Jim Hms)

Wali Kota Safari Ramadan di Masjid Darul Falah

KalbarOnline, Pontianak – Sikap dan perbuatan ikhlas sangat penting bagi setiap muslim, sebab hidup ini akan terasa berat bagi siapa saja yang tidak ikhlas. Namun sebaliknya akan terasa ringan bagi mereka yang berhati ikhlas dan tulus.

Berbicara soal ikhlas, menurut Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, tidak ada satu literatur pun yang memberikan pemahaman yang sama tentang ikhlas.

“Intinya, ikhlas itu ruhnya suatu perbuatan dan itu merupakan rahasia antara manusia dengan Allah,” ujarnya saat memberikan tausiyah singkat pada jamaah Shalat Tarawih di Masjid Darul Falah, Jalan Prof M Yamin dalam rangka Safari Ramadan 1438 Hijriyah, Rabu (31/5).

Dijelaskan Sutarmidji, ada beberapa ciri-ciri perbuatan ikhlas. Diantaranya, ketika orang lain memandang perbuatan ikhlas, kemudian diungkapkan dengan pujian atau celaan, keduanya dianggap sama saja bagi dia. Begitu pula ketika ia melakukan suatu perbuatan amal, tetapi dia melupakan amal yang dilakukannya.

“Ketika melakukan suatu perbuatan yang baik, dia tidak pernah berharap perbuatannya itu diimbangi dengan pahala, tidak pernah menghitung pahala yang akan dia dapatkan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota dua periode ini juga menyampaikan kepada jamaah shalat tarawih bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mempunyai program bekerja sama dengan masjid-masjid untuk memfasilitasi pendidikan baca Al Quran bagi siswa lulusan SMP yang beragama Islam dan belum mengantongi sertifikat khatam Al Quran 30 juz sebagai persyaratan untuk memasuki jenjang pendidikan SMA/SMK.

Sebagaimana diketahui, setiap siswa lulusan SMP yang beragama Islam wajib mengantongi sertifikat yang menerangkan bahwa yang bersangkutan sudah khatam Al Quran 30 juz untuk melanjutkan ke jenjang SMA/SMK.

Namun apabila ada siswa yang belum khatam Al Quran, mereka tetap bisa mendaftarkan dirinya ke SMA/SMK dengan catatan mereka akan dimatangkan melalui pendidikan baca Al Quran di beberapa masjid yang ditunjuk sebagai pelaksana program ini.

“Supaya anak-anak ketika lulus SMA, ia sudah paham betul tentang ajaran agamanya sehingga tidak melakukan hal-hal yang menyimpang sekaligus bisa menjadi rem bagi diri mereka dari perbuatan yang merusak moral,” pungkasnya. (Fat/Jim Hms)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY