Suasana Silaturahmi Yang Digelar KB PII Dikediaman Ria Norsan, Yang Menghadirkan Tokoh Nasional Sekaligus Aktivis PII, Kivlan Zein (Foto: RMN)
Suasana Silaturahmi Yang Digelar KB PII Dikediaman Ria Norsan, Yang Menghadirkan Tokoh Nasional Sekaligus Aktivis PII, Kivlan Zein (Foto: RMN)

Minta Umat Islam Kalbar Konsisten dan Istiqomah

KalbarOnline, Pontianak – Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) Kalimantan Barat menggelar silaturahmi bersama Tokoh Nasional, Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein, dikediaman, H Ria Norsan di Jalan Pangeran Natakusuma Pontianak, Jumat (17/11) malam.

Acara tersebut diisi dengan ceramah umum yang disampaikan Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein, yang juga merupakan aktivis PII.

Selain keluarga besar PII Kalbar, silaturahmi tersebut juga diikuti ratusan peserta lainnya yang berasal dari beragam elemen masyarakat. Seperti, jemaah pengajian Madani, Laskar Pemuda Melayu dan lainnya. Tak kurang dari ratusan elemen masyarakat berkesempatan hadir di kediaman Bupati Mempawah itu.

“Saya berterimakasih telah diundang datang ke Kota Pontianak. Terlebih kepada Bapak Ria Norsan selaku tuan rumah yang telah memfasilitasi silaturahmi ini,” tutur Kivlan Zein.

Ia juga menyerukukan umat Islam di Kalbar konsisten dan istiqomah. Apalagi, dalam waktu dekat akan dilaksanakan pesta demokrasi Pilkada Gubernur. Momentum itu akan menentukan estafet kepemimpinan bagi seluruh masyarakat Kalbar untuk lima tahun kedepan.

“Barang siapa yang menolong agama Allah, maka Allah akan menolongnya. Saat ini banyak orang yang munafikun di lingkungan kita. Faktanya ada oknum yang bisa ‘dibeli’ hanya dengan uang Rp100 juta,” sesal Kivlan mencontohkan.

Menurutnya, umat Islam diperintahkan untuk memilih pemimpin dari kalangan muslim. Agar, pemimpin muslim dapat menjalankan kepemimpinannya dengan adil dan istiqomah. Caranya dengan berlaku adil untuk kepentingan umat dan seluruh masyarakat serta daerah yang dipimpinnya.

“Kalau pemimpin itu dari kalangan Islam maka tidak akan berbuat adil. Karena itu perintah dari Allah Ta’ala. Baik itu menyangkut penempatan pegawai, jabatan dan lainnya. Semua akan dilaksanakan dengan adil,” tegas Kivlan.

Pak Ria Norsan, menurut Kivlan, sudah membuktikan sebagai salah satu ciri pemimpin yang diridhoi Allah Ta’ala. Karena, beliau tidak ambisi untuk tetap maju sebagai orang nomor satu.

Demi kepentingan dan kemenangan umat Islam, maka beliau maju sebagai orang nomor dua. Semua ini dilakukandemi kemenangan umat islam di Kalbar.

“Maka kita harus kerahkan pemilih-pemilih muslim untuk bersatu dan mensukseskan pemimpin Islam di Kalbar. Caranya dengan datang ke tempat pemungutan suara dan memilih pemimpin yang muslim. Kita tidak hanya targetkan 90 persen tetapi 100 persen pemilih muslim harus datang ke TPS dan memilih pemimpin muslim,” tuturnya memotivasi.

Sementara itu, Ria Norsan, mengaku sangat bahagia dan bersyukur dapat melaksanakan kegiatan silaturahmi Keluarga Besar PII Kalbar. Bahkan, dirinya mengaku tidak menyangka jika jumlah peserta yang hadir melebihi perkiraannya.

“Acara yang kita laksanakan ini merupakan agenda rutin setiap bulan yang dilaksanakan Keluarga Besar PII Kalbar. Untuk itu, saya ucapkan terimakasih atas kesempatannya untuk hadir dalam kegiatan ini. Terlebih kepada Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein yang telah meluangkan waktu,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mempawah dua periode ini tak lupa meminta doa restu dan dukungan untuk bertarung di Pilkada Gubernur Kalbar 2018 nanti. Dirinya akan mendampingi Wali Kota Pontianak, Sutarmidji.

“Dengan kebesaran hati, saya siap mendampingi Bapak Sutarmidji untuk bertarung di Pilkada Kalbar tahun 2018. Awalnya saya juga ingin mengundang Pak Sutarmidji, namun beliau masih ada kegiatan di Jakarta. Insha Allah pada kesempatan lainnya kita bisa berkumpul dan bersilaturahmi bersama Bang Midji,” harapnya.

Untuk itu, Ria Norsan mengharapkan dukungan seluruh masyarakat Kalbar. Dia juga meminta agar umat Islam di Kalbar lebih kompak dan bersatu. Karena, menurut Norsan, umat Islam akan memenangkan Pilkada Gubernur Kalbar jika mau bersatu dan kompak. Sebab, persentase umat Islam di Kalbar mencapai 57 persen.

“Malu kite kalau sampaikan kalah agek. Kalau kate lagu Bang H Rhoma Irama itu namenye terlalu. Saya sering di tanya orang diluar, Kalbar muslimnya 57 persen tetapi kalah dengan kelompok lain yang persentasenya hanya 43 persen. Tugas kita bersama mengajak keluarga dan saudara berpartisipasi pada Pilkada 2018,” serunya mengakhiri. (Fai)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY