Bupati Sintang menyampaikan sambutan saat hadiri acara pelantikan Pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Sintang Periode 2017-2022 di Masjid Al-Huda, Kelurahan Ulak Jaya, Kecamatan Sintang (Foto: Sg/Hms)
Bupati Sintang menyampaikan sambutan saat hadiri acara pelantikan Pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Sintang Periode 2017-2022 di Masjid Al-Huda, Kelurahan Ulak Jaya, Kecamatan Sintang (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Bertempat di Masjid Al-Huda  Kelurahan Ulak Jaya  Kecamatan Sintang, ratusan ibu-ibu dari berbagai kelompok majelis taklim berkumpul menjadi satu  guna menghadiri acara pelantikan pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Sintang periode 2017-2022, dan sekaligus melakukan pengajian rutin yang diadakan setiap bulan dengan berpindah-pindah masjid, pada hari Minggu (26/3/2017)

Tampak hadir dalam acara tersebut, Bupati Sintang, Anggota DPR-RI komisi IV, Sultan Sintang, Ketua MUI Sintang, Ketua BKMT Provinsi Kalimantan Barat dan para tokoh masyarakat.

Bupati Sintang, H.Jarot Winarno mengatakan  bahwa kegiatan BKMT ini selain melakukan pengajian keliling tetapi juga untuk meningkatkan ukhuwah tali silaturahmi bersama, “patut kita bangga pada hari ini kita dapat berkumpul bersama-sama di masjid ini, untuk saling mempererat tali silaturahmi diantara kita bersama”.

Menurut Jarot, salah satu indikator untuk melihat suatu daerah itu bisa maju atau tidaknya, dilihat dari kualitas ibu-ibunya, karena ibu-ibu merupakan peranan penting dalam kehidupan,

“kita lihat tadi, para ibu-ibu pengurus BKMT Sintang berjajar rapi ketika pelantikan, saya optimis ke depannya program yang akan disusun oleh BKMT dapat berjalan lebih baik bagi pembangunan di Kabupaten Sintang”.

Selain itu juga Jarot menambahkan bahwa peranan seorang ibu itu merupakan peranan yang sangat utama, sehingga menurut pendapat para ahli perkembangan seorang anak agar menjadi anak yang berbakti itu ada beberapa fase

“50% itu saat dibawa keluarga sejak dari kandungan hingga umur 4 tahun dengan di didik dengan pengetahuan keagamaan, 30% itu dirawat dari usia 4 tahun hingga 8 tahun, dan 20% perkembangan anak bisa kita pantau, dengan demikian peranan seorang ibu didalam keluarga merupakan amanah yang sangat berat untuk bisa menjadikan anak-anaknya yang baik, sholeh sholehah serta seorang ibu juga dapat menjaga anaknya dari hal-hal  negatif yang bermunculan pada zaman sekarang.

Bupati Sintang mengharapkan program terbaik yang dibuat oleh para pengurus-pengurus BKMT yang baru dapat bisa ditingkatkan, “dalam situasi saat ini, saya minta kepada para pengurus yang baru dilantik, tentunya program yang akan disusun itu banyak, seperti dakwah internal, penguatan majelis taklim melalui pengajian, tabliq akbar, dan dakwah kemasyarakatan harus ditingkatkan dengan baik, sehingga Pemerintah Daerah akan mendukung penuh kegiatan BKMT seperti ini.

Ketua BKMT Kabupaten Sintang, Maspah mengatakan dengan telah dilantiknya para pengurus yang baru periode 2017-2022 harus bisa menjadi insan yang bertanggung jawab, “mari kita saling mendukung, bekerja sama dengan semangat dan penuh rasa tanggung jawab, jadikanlah momentum ini sebagai momentum yang berharga bagi BKMT SINTANG untuk memperbaiki program-program kedepannya, dan jadikan insan yang bertanggung jawab sehingga dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan di Kabupaten Sintang.

Maspah mengharapkan kepada Pemerintah Daerah melalui Bupati Sintang untuk dapat menyiapkan sekretariat BKMT Kabupaten Sintang, “saya minta kepada bapak Bupati Sintang agar dapat kiranya untuk menyiapkan lahan untuk membangun sekretariat BKMT, agar kami pengurus Bkmt dapat berkonsentrasi untuk menata program-program strategis kami, dan agar tidak lagi berpindah-pindah ke tempat lainnya,” harap Maspah. (Sg)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY