Bupati Sintang, Jarot Winarno dan Wakil Bupati Sintang, Askiman memberikan pengarahan saat menggelar acara syukuran di aula Balai Praja kantor Bupati Sintang (Foto: Sg/Hms)
Bupati Sintang, Jarot Winarno dan Wakil Bupati Sintang, Askiman memberikan pengarahan saat menggelar acara syukuran di aula Balai Praja kantor Bupati Sintang (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Masa bhakti kepemimpinan Jarot-Askiman  sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sintang pada hari ini, Jum’at (17/02/2017) genap berusia satu tahun. Untuk merefleksikan perjalanan selama satu tahun tersebut kedua pasangan yang dikenal dengan jargon JAS Merah atau Jarot-Askiman Merakyat, Adil dan Harmonis itupun mengelar acara syukuran bersama Sekretaris Daerah Sintang, Anggota DPRD, pimpinan SKPD serta dinas terkait, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda  di aula Balai Praja kantor Bupati Sintang pada Jum’at (17/02/2017).

Bupati Sintang Jarot Winarno,usai acara mengatakan masalah pertama yang dihadapi Jarot-Askiman diawal memimpin Kabupaten Sintang adalah kegawatdaruratan Infrastruktur dan ekonomi. Infrastruktur yang buruk menyebabkan harga barang tinggi dan mengakibatkan rendahnya daya beli masyarakat. Jarot menegaskan pihaknya bertekad melawan kegawatdaruratan infrastruktur dan ekonomi di Kabupaten Sintang.

“kita konsentrasi pada percepatan penanganan infrastruktur dasar seperti jalan, satu tahun ini ada beberapa kegiatan yang sudah kita lakukan, seperti penanganan jalan Simbak dan Pedadang. Alhamdulillah, sekarang akses kota kabupaten ke perbatasan sudah bisa lancar, namun masih jauh dari cukup,” kata Jarot.

Jarot juga menegaskan  selain pemerintah,  investor perkebunan juga wajib merawat dan menjaga infrastruktur jalan melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Apalagi jalan negara ini juga dilalui pihak investor.

“Tahun kedua ini kita tegaskan investor perkebunan harus bekerja sama lebih lagi dengan pemerintah dalam menjaga dan merawat jalan di daerah ini,” tegas Jarot.

Sementara Wakil Bupati Sintang Askiman mengatakan  momentum perayaan satu tahun untuk merefleksikan kembali visi-misi serta cita-cita masyarakat Kabupaten Sintang.

.”Ini merupakan ulang tahun masa jabatan kami, dengan demikian kita perlu merefleksi kembali apa yang telah kami kerjakan, apakah sesuai atau tidak dengan keinginan masyarakat,” ujarnya. Dikatakanya dalam satu tahun ini, konsulidasi sudah dilakukan, termasuk penataan Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD). Kedepanya program kerja akan terus dilanjutkan dengan terus menjalin komunikasi kepada semua pihak agar kehidupan masyarakat di Kabupaten Sintang semakin harmonis.

“kedepannya akan meingkatkan hubungan kerja yang lebih baik lagi dengan pejabat struktural yang ada sehingga pelaksanan tugas berjalan dengan baik,” tambahnya.

Askiman juga berharap agar masyarakat Sintang bisa terus mendukung dirinya dan Jarot dalam upaya membangun daerah ini. Ia juga menilai adanya kesalahanpahaman dalam masyarakat seperti yang terjadi beberapa waktu lalu adalah adalah sebuah dinamika dalam kehidupan oleh karena itu Askiman meminta agar kedepan hal-hal tersebut agar jangan sampai terulang karena masyarakat Sintang memang beragam. Askiman berharap kehidupan masyarakat sintang kedepan semakin harmonis, sebab keharmonisan adalah modal utama dalam pembangunan.

“yang sempat terjadi tempo hari agar bisa segera kita lupakan. Karena itu adalah kesalahpahaman semata, yang penting adalah bagaimana kita membangun Sintang ini dan oleh karenanya sinergitas harus kita tingkatkan,” pungkasnya. (Sg)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY